JAKARTA, STOCKWATCH.ID – PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) merilis laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode yang berakhir pada 28 Februari 2026. Data terbaru menunjukkan pergerakan menarik dari sisi pemegang saham pengendali.
Konglomerat Prajogo Pangestu selaku pemegang saham di atas 5% sekaligus pemilik manfaat akhir perseroan terpantau memperbesar porsi kepemilikannya. Saat ini, Prajogo tercatat menggenggam sebanyak 94.541.950.000 saham atau setara dengan 84,0979%. Angka ini bertambah dari bulan sebelumnya di level 94.530.650.000 saham (84,0878%).
Di sisi lain, porsi kepemilikan publik non-warkat justru mengalami sedikit penyusutan. Kepemilikan saham masyarakat turun dari 15,8849% menjadi 15,8658%, menyisakan 17.836.183.000 saham pada akhir Februari.
Emiten batu bara ini juga mencatatkan penambahan jumlah saham treasuri. Saham hasil pembelian kembali perseroan tersebut naik dari 4.184.000 saham (0,004%) menjadi 14.384.000 saham (0,0128%). Total saham perseroan yang tercatat secara keseluruhan tetap berada di angka 112.418.900.000 saham.
Daya tarik saham CUAN di mata investor ritel tampak makin tinggi. Jumlah pemegang saham nasabah pemilik Single Investor Identification (SID) melonjak drastis. Tercatat ada penambahan 8.386 investor baru, sehingga total pemegang saham kini mencapai 104.014 dari sebelumnya 95.628 akun.
Untuk porsi saham free float, perseroan melaporkan rasionya berada di level 15,87% atau sebanyak 17.836.183.000 saham.
“Perhitungan Free Float telah disajikan sesuai dengan Peraturan Bursa Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat, termasuk telah mengeluarkan kepemilikan saham oleh pihak Pengendali dan Afiliasi dari Pengendali,” jelas Direktur Utama CUAN, Michael, dalam keterangan resminya tertanggal 6 Maret 2026.
Sementara itu, susunan kepemilikan saham jajaran dewan komisaris dan direksi tidak mengalami perubahan. Erwin Ciputra selaku Komisaris tetap memiliki 16.333.000 saham (0,0145%), disusul Direktur Utama Michael sebanyak 3.542.000 saham (0,0032%), dan Direktur Kartika Hendrawan sebanyak 3.146.000 saham (0,0028%).
