STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pefindo menegaskan peringkat idA- untuk PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) dan obligasi berkelanjutan I, serta peringkat idA-sy untuk sukuk mudharabah berkelanjutan I yang diterbitkan. Prospek untuk BWPT adalah stabil.
Menurut tim analis Pefindo, peringkat mencerminkan profil pengelolaan operasional BWPT yang kuat, permintaan minyak sawit yang stabil, dan profil keuangan yang relatif kuat. Peringkat tersebut dibatasi oleh profil perkebunan Perusahaan yang relatif moderal dan paparan terhadap fluktuasi harga komoditas dan cuaca buruk.
“Peringkat dapat dinaikkan jika BWPT dapat mencapai target pendapatan dan EBITDA yang ditargetkan yang didorong oleh perbaikan profil perkebunan dengan mempertahankan profil keuangannya yang relatif kuat,” tulis tim analis Pefindo, dikutip Jumat (13/3/2026).
Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan jika pendapatan dan EBITDA Perusahaan jauh di bawah proyeksi sebagai akibat dari biaya yang lebih tinggi dan kuantitas produksi yang lebih rendah dari yang diharapkan. Peringkat juga dapat diturunkan jika BWPT menambah utang yang jauh lebih tinggi tanpa diikuti oleh profil bisnis yang lebih kuat.
BMPT merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang bergerak di bidang industri hulu, meliputi perkebunan, produksi minyak sawit mentah dan inti sawit. Kegiatan usaha Perusahaan terutama berlokasi di wilayah Kalimantan, Sumatera, dan Papua.
Pada akhir Desember 2025, Perusahaan memilikitotal lahan perkebunan seluas 87.022 hektar (ha), termasuk perkebunan plasma dan 7 pabrik minyak sawit. Per 31 Desember 2025, pemegang saham BWPT terdiri dari PT Rajawali Capital International sebesar 37,7%, FIC Properties Sdn Bhd memiliki 37% dan Publik sebesar 25,3%.
