STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Pasar saham di wilayah Asia-Pasifik menunjukkan hasil yang beragam pada penutupan perdagangan Kamis (11/6/2026). Sejumlah bursa utama memilih untuk diam di tempat atau tidak mengalami perubahan. Di sisi lain, bursa Singapura dan Thailand justru mencatatkan kenaikan.
Mengutip CNBC, indeks STI di Singapura menunjukkan performa positif. Indeks ini naik 29,25 poin atau menguat 0,59%. Saat ini, indeks STI berada di level 4.988,1.
Bursa Thailand juga ikut menghijau. Indeks SETI naik 8,73 poin atau menguat 0,56%. Angka penutupan berada di posisi 1.572,32.
Pertumbuhan tipis terlihat pada indeks SGX-CNBC China Growth. Indeks ini merangkak naik 1,131 poin atau 0,07%. Posisinya berakhir di level 1.602,733.
Namun, bursa di China daratan justru melemah. Indeks Shanghai turun 6,211 poin atau terpangkas 0,16%. Level penutupan berada di angka 3.987,015.
Penurunan lebih dalam terjadi di indeks Shenzhen. Indeks ini anjlok 102,126 poin atau 0,68%. Posisinya berakhir di level 14.851,975.
Bursa Hong Kong juga tidak bertenaga. Indeks Hang Seng (HSI) merosot 158,67 poin atau melemah 0,65%. Indeks ini sekarang bertengger di posisi 24.249,29.
Kondisi serupa terjadi di Taiwan. Indeks Taiwan turun 76,08 poin atau melemah 0,18%. Angka terakhir berada di posisi 43.149,46.
Bursa India juga terpantau turun. Indeks NIFTY 50 melemah 53,35 poin atau turun 0,23%. Level penutupan berada di angka 23.161,6.
Sementara itu, beberapa bursa utama lainnya tidak mengalami perubahan (UNCH). Indeks Nikkei di Jepang tetap berada di posisi 64.217,27.
Indeks Kospi di Korea Selatan juga diam di tempat. Angkanya tetap di level 7.763,95. Hal serupa terjadi pada bursa Australia. Indeks ASX 200 tidak beranjak dari posisi 8.633,2.
Di kawasan Asia Tenggara, bursa Malaysia terpantau stagnan. Indeks Malaysia tetap berada di level 1.679,53. Begitu juga dengan bursa Selandia Baru. Indeks NZX 50 tidak berubah di posisi 13.202,16

