STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (LPPI) memastikan kesiapan dana pelunasan utang. Emiten ini mengalokasikan dana sebesar Rp 201,65 miliar untuk membayar pokok obligasi yang segera jatuh tempo.
Dana tersebut ditujukan bagi pemegang Obligasi Berkelanjutan III Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap III Tahun 2025 Seri A. Instrumen investasi ini memiliki tingkat bunga sebesar 7% per tahun.
Pembayaran pelunasan efek dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni 2026. Manajemen menyampaikan informasi ini melalui pengumuman resmi di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Perseroan memanfaatkan dana segar dari aksi korporasi lainnya untuk memenuhi kewajiban tersebut. LPPI menggunakan dana hasil Penawaran Umum Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap II Tahun 2026.
Direktur LPPI, Kosim Sutiono dan Direktur LPPI, Irsyal Yaman menjelaskan kesiapan ini dalam surat kepada PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Perusahaan berkomitmen menjaga kepercayaan para pemegang efek melalui pembayaran tepat waktu.
“Perusahaan berencana melakukan pelunasan Obligasi pada saat jatuh tempo menggunakan dana hasil Penawaran Umum Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2026,” tulis manajemen LPPI dikutip dari keterbukaan informasi, Senin (16/3/2026).
