STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berencana melunasi pokok surat utang senilai US$500 juta yang akan akan jatuh tempo pada tanggal 30 Maret 2026.
Menurut Okki Rushartomo, Corporate Secretary BBNI dalam laporan keterbukaan informasi, Senin 16 Maret 2026, Perseroan telah menyiapkan dana sesuai pokok utang sebesar US$500 juta yang ditempatkan pada Aset Liquid.
“Pelunasan surat utang akan dilakukan pada tanggal 27 Maret 2026 sesuai ketentuan dan persyaratan yang diatur dalam penerbitan Surat Utang serta peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Okki.
Sekedar Informasi, pada tanggal 30 Maret 2021, BNI telah menerbitkan Tier 2 Subordinated Notes (BNI Tier 2 Capital Bond 2021) sebesar US$500 juta dengan bunga sebesar 3,75% per tahun dengan merujuk pada ketentuan Regulation S (Reg S) berdasarkan US Securities Act.
Surat utang ini terdaftar di Bursa Efek Singapura atau Singapore Stock Exchange. Adapun Surat utang tersebut berjangka waktu lima tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 30 Maret 2026. (konrad)
