back to top

Didukung Charter Vessel, Laba  Bersih Newport Marine (BOAT) Tumbuh 73% pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) membukukan laba bersih sebesar US$2,04 juta pada 2025, melonjak 73% jika dibandingkan US$1,17 juta pada tahun 2024.

Lonjakan laba bersih BOAT tahun lalu terutama karena didorong oleh peningkatan aktivitas operasional pada lini penyewaan kapal (charter vessel), serta penguatan pengelolaan keuangan Perseroan.

Seiring pertumbuhan tersebut,  margin laba bersih Perseroan juga meningkat menjadi sekitar 11,5%, dibandingkan sekitar 10,2% pada tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan peningkatan efisiensi operasional dan pengelolaan biaya.

Dari sisi pendapatan, BOAT mencatatkan pendapatan sebesar US$17,71 juta pada 2025, melambung  54% dibandingkan tahun 2024 sebesar US$11,46 juta. Pertumbuhan pendapatan terutama didorong peningkatan aktivitas lini charter vessel. Pencapaian ini berkat keberhasilan strategi pemasaran Perseroan dalam memperoleh sejumlah proyek baru sehingga tingkat utilisasi armada meningkat.

Direktur Utama BOAT Sujaya Soekarno Putra dalam  siaran pers, Selasa 17 Maret 2026 mengatakan, peningkatan kinerja ini menunjukkan efektivitas strategi komersial dan operasional Perseroan memanfaatkan peluang pasar jasa maritim.

“Pertumbuhan laba bersih di 2025 terutama didorong peningkatan aktivitas pada lini charter vessel. Ini adalah hasil dari upaya tim pemasaran dalam memperoleh proyek-proyek baru sehingga utilisasi armada dapat meningkat,” ujarnya.

Ke depan, demikian Sujaya, Perseroan akan terus memperkuat aktivitas komersial guna menjaga momentum pertumbuhan. “Kami melihat peluang yang masih cukup baik di sektor offshore. Namun, Perseroan akan tetap melakukan ekspansi terukur dan disiplin, dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi makroekonomi global serta dinamika industri energy,” ungkapnya.

Selain pertumbuhan laba, lanjutnya, Perseroan juga mencatat perbaikan struktur keuangan melalui penurunan beban bunga seiring berkurangnya kewajiban pinjaman bank, yang turut mendongkrak profitabilitas pada tahun 2025.

Selain itu, indikator profitabilitas operasional seperti margin operasional dan margin EBITDA juga menunjukkan perbaikan, sejalan dengan meningkatnya utilisasi armada dan efisiensi biaya operasional.

Kinerja arus kas Perseroan turut membaik. Arus kas bersih dari aktivitas operasi tercatat US$5,03 juta pada 2025, meningkat signifikan dibandingkan US$2,32 pada 2024.

Peningkatan ini, menurut Sujaya, antara lain didorong oleh pengelolaan arus kas (cashflow management) yang lebih optimal, serta manajemen modal kerja yang lebih disiplin dan membaik.

“Penguatan arus kas operasional serta struktur pembiayaan yang lebih efisien, memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam melakukan pengembangan usaha. untuk melakukan investasi pada armada dan aset operasional. Fleksibilitas ini memungkinkan investasi pada armada dan aset operasional secara selektif dan prudent,” katanya.

Sektor jasa maritim offshore diperkirakan terus pulih seiring meningkatnya aktivitas eksplorasi dan produksi minyak dan gas, serta meningkatnya kebutuhan layanan offshore support vessel untuk mendukung operasi energi lepas pantai.

Kondisi tersebut akan membuka peluang bagi Perseroan untuk meningkatkan utilisasi armada serta memperluas portofolio proyek. Dengan momentum pertumbuhan tersebut, Perseroan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan melalui peningkatan aktivitas komersial, optimalisasi pemanfaatan armada, serta pengelolaan keuangan yang disiplin. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Jasa Armada (IPCM) Bukukan Laba Bersih Rp196,44 Miliar di 2025, Naik 17,74%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) yang...

Laba Bersih Asahimas Flat Glass Anjlok 66,62% Jadi Rp79,63 Miliar pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Laba bersih PT Asahimas Flat Glass Tbk...

Pendapatan Bakrieland Development (ELTY) Naik 16%, Rugi Bersih Susut 58,7% pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) mencatat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru