STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa kompak ditutup di zona hijau pada akhir perdagangan Rabu (25/3/2026) waktu setempat. Penguatan pasar dipicu sinyal deeskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Mengutip CNBC International, Indeks Stoxx Europe 600 naik 1,42% ke posisi 587,49. Seluruh indeks utama di kawasan Eropa mencatat kenaikan.
Indeks CAC 40 Perancis menguat 1,33% ke level 7.846,55. FTSE MIB Italia melonjak 1,48% ke posisi 44.013,29. FTSE 100 Inggris naik 1,42% ke level 10.106,84. DAX Jerman bertambah 1,41% ke posisi 22.957,08. IBEX 35 Spanyol meningkat 1,54% ke level 17.169,90.
Sentimen positif datang dari perkembangan geopolitik. Pemerintah AS mengintensifkan upaya meredakan konflik dengan Iran. Teheran juga memberi sinyal akan membuka jalur bagi kapal non-permusuhan di Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump menyampaikan proses negosiasi masih berlangsung. Ia juga menunda rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran.
“Mereka berbicara kepada kami, dan mereka berbicara masuk akal,” ujar Trump.
Sinyal tersebut meningkatkan optimisme pelaku pasar global. Laporan menyebut AS telah mengirimkan rencana 15 poin kepada Iran untuk mengakhiri konflik. Kabar ini sempat mendorong kenaikan harga emas. Di sisi lain, harga minyak mengalami penurunan.
Dari sektor, saham pembangunan rumah memimpin penguatan. Saham Crest Nicholson melonjak 10,2% setelah melaporkan perbaikan penjualan dalam 10 minggu hingga 20 Maret.
Saham Bellway ikut menguat sekitar 6%. Kenaikan ini terjadi setelah sehari sebelumnya saham tersebut sempat turun 17,5% akibat tekanan biaya inflasi di pasar hipotek.
Dari sisi makro, inflasi Inggris pada Februari tercatat 3%. Sementara inflasi inti berada di level 3,2%. Data ini menjadi acuan terakhir sebelum meningkatnya ketegangan geopolitik.
