STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi kembali mengalami koreksi pada perdagangan Selasa (28/4/2026). Pergerakan indeks diperkirakan masih tertekan setelah gagal menembus level resistance.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyampaikan pandangannya terkait arah pasar. Ia menilai laju IHSG hari ini masih rawan melemah.
“IHSG berpotensi koreksi kembali hari ini setelah gagal break di atas 7.250,” ujar Fanny dalam risetnya.
Pada perdagangan Senin (27/4/2026), IHSG ditutup turun 22,969 poin atau melemah 0,32% ke level 7.106,520. Posisi ini lebih rendah dibandingkan penutupan Jumat (24/4/2026) di level 7.129,490. Meski demikian, indeks sempat dibuka menguat di awal sesi.
Pelemahan indeks kemarin disertai aksi jual bersih (net sell) investor asing sebesar Rp2,01 triliun. Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi target utama aksi jual tersebut.
Saham yang paling banyak dijual asing antara lain BBCA, BMRI, BBRI, ANTM, dan ASII. Kondisi ini turut menekan pergerakan IHSG secara keseluruhan.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang support IHSG di level 6.900–7.000. Sementara itu, resistance diperkirakan berada pada kisaran 7.200–7.250.
Fanny juga membagikan sejumlah ide trading saham yang menarik dicermati investor. “Trading idea hari ini: KIJA, HRTA, UNTR, ADRO, SSIA, dan INDY,” imbuhnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
- KIJA – Buy on Weakness
- Area beli: Rp183
- Cut loss: di bawah Rp180
- Target dekat: Rp189 – Rp194
- HRTA – Buy on Weakness
- Area beli: Rp2.840
- Cut loss: di bawah Rp2.800
- Target dekat: Rp2.930 – Rp2.990
- UNTR – Spec Buy
- Area beli: Rp30.250 – Rp30.675
- Cut loss: di bawah Rp30.150
- Target dekat: Rp31.000 – Rp31.275
- ADRO – Spec Buy
- Area beli: Rp2.500 – Rp2.510
- Cut loss: di bawah Rp2.490
- Target dekat: Rp2.540 – Rp2.590
- SSIA – Spec Buy
- Area beli: Rp1.750
- Cut loss: di bawah Rp1.730
- Target dekat: Rp1.790 – Rp1.810
- INDY – Buy on Weakness
- Area beli: Rp3.600 – Rp3.680
- Cut loss: di bawah Rp3.550
- Target dekat: Rp3.810 – Rp3.900
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
