Free Float LPCK Masih 9,33%, James T. Riady Tercatat sebagai Pemilik Manfaat Akhir

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode yang berakhir pada April 2026. Dalam laporan tersebut, emiten properti ini masih mencatatkan porsi kepemilikan saham publik (free float) di bawah ketentuan minimum yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan laporan perseroan, PT Kemuning Satiatama tetap menjadi pemegang saham pengendali utama dengan kepemilikan sebanyak 4.569.861.585 saham atau setara 89% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh.

Sementara itu, porsi saham publik LPCK hingga akhir April 2026 tercatat sebesar 9,33% atau sebanyak 479.276.810 saham.

Mengacu pada Peraturan Bursa Nomor I-A, perusahaan tercatat di Papan Pengembangan wajib memiliki saham free float sekurang-kurangnya 50 juta saham dan paling sedikit 15% dari total saham tercatat. Dengan demikian, posisi free float LPCK saat ini masih berada di bawah batas minimum yang dipersyaratkan.

Laporan tersebut juga mengungkap bahwa James T. Riady tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) perseroan. James mengendalikan LPCK secara tidak langsung.

Dari sisi jumlah investor, jumlah pemegang saham yang memiliki Single Investor Identification (SID) tercatat sebanyak 5.377 investor pada akhir April 2026. Angka ini menurun 132 SID dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 5.509 investor.

Meski mengalami penurunan, jumlah investor LPCK masih berada di atas ketentuan minimum BEI, yaitu sedikitnya 300 nasabah SID.

Adapun seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi perseroan tercatat tidak memiliki saham LPCK.

Komisaris Utama Didik Rachbini bersama anggota komisaris lainnya, yakni Hadi Cahyadi, Raymond Zage III, dan Charles Rigoux, masing-masing tercatat memiliki 0% saham.

Hal serupa juga terjadi pada jajaran Direksi. Marshal Martinus, Indryanarum, dan Marlo Budiman juga tidak memiliki satu lembar pun saham perseroan.

Sekretaris Perusahaan LPCK, Peter Adrian, memastikan seluruh data dalam laporan tersebut telah disusun secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Direksi atas nama Lippo Cikarang Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini,” tulis manajemen dalam surat resminya.

Hingga akhir April 2026, jumlah saham LPCK yang tercatat di Bursa mencapai 5.134.685.692 saham. Perseroan menunjuk PT Sharestar Indonesia sebagai Biro Administrasi Efek (BAE) untuk mengelola registrasi pemegang saham perseroan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Archi Indonesia (ARCI) Segera Bagi Dividen Final, Segini per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) akan...

Catat Jadwal Cum, Cikarang Listrindo (POWR) Distribusi Dividen Rp49,527 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) siap distribusi...

ARCI Penuhi Ketentuan Free Float BEI, Peter Sondakh Masih Pemilik Manfaat Akhir

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) telah...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru