Tambah Porsi Kepemilikan, Komisaris OMED Serok 3,51 Juta Saham Perusahaan, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Yacobus Jemmy Hartanto, Komisaris PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), menambah porsi kepemilikan dengan memborong sebanyak 3.510.000 unit saham emiten produsen alat-alay kesehatan tersebut.

Transaksi dilakukan selama dua kali. Pertama pada 8 Mei 2026 sebanyak 250.000 lembar pada harga Rp384 per unit. Sedangkan transaksi pada 11 Mei 2026 dengan jumlah saham yang dibeli sebanyak 3.260.000 di harga Rp282 per unit.

Seperti dikutip dari laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke BEI, Selasa 19 Mei 2026,  Yacobus Jemmy Hartanto membeli saham OMED di kisaran harga Rp282-Rp284  per unit dengan nilai transaksi Rp1,34 miliar.

Tujuan Yacobus Jemmy Hartanto membeli saham OMED adalah untuk menambah porsi kepemilikan atau investasi dengan status kepemilikan saham langsung,

Setelah pembelian tersebut, kepemilikan saham Yakobus Jemmy Hartanto atas OMED bertambah menjadi  0,956%, dari sebelumnya sebesar 0,943% saham.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham OMED tercatat naik 0,48% menjadi Rp248 per unit pada Selasa, 19 Mei 2026  dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp246 per unit. Selama perdagangan sepekan, harga saham OMED telah turun sebesar 17,44%, dari posisi Rp298 per saham, menjadi Rp246 per saham.

Seperti diketahui, PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) didirikan di Sidoarjo, Jawa Timur, pada tahun 2002. Perusahaan ini memproduksi perangkat medis yang andal dan terjangkau dengan merek “One Med.”

Dimulai dengan pembuatan kantong urin, perusahaan kini juga membuat produk antiseptik dan disinfektan, jarum suntik sekali pakai, pakaian bedah, perawatan luka, perangkat diagnostik, dan perabotan rumah sakit. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

OJK: Investor Pasar Modal Tambah 7 Juta, AUM Reksadana Capai Rp718,44 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK),...

Gunung Raja Paksi (GGRP) Guyur Dividen Rp28 per Saham pada 18 Juni 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tunai PT Gunung Raja Paksi Tbk...

Komisaris PKPK Lee Yaw Loong Francis Mundur, Tunggu Keputusan RUPS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru