S&P 500 Futures Bergerak Tipis Usai Aksi Jual Saham Teknologi, Reli Wall Street Mulai Meredup?

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Futures S&P 500 bergerak mendatar pada Senin malam (18/5/2026) waktu setempat atau Selasa pagi (19/5/2026). Kondisi ini terjadi setelah aksi jual saham teknologi menekan indeks pasar selama dua sesi berturut-turut.

Mengutip CNBC International, data bursa menunjukkan futures S&P 500 naik tipis 0,1%. Futures Nasdaq 100 menguat 0,2%. Sementara itu, futures Dow Jones Industrial Average bertambah 23 poin atau sekitar 0,05%.

Pada penutupan perdagangan Senin, S&P 500 dan Nasdaq Composite sama-sama mencatat pelemahan hari kedua. S&P 500 turun 0,07%, sedangkan Nasdaq yang padat saham teknologi merosot lebih dalam sebesar 0,51%.

Berbanding terbalik dengan dua indeks tersebut, Dow Jones justru berhasil menguat. Indeks saham unggulan itu naik 159,95 poin atau 0,32%.

Sektor chip memori menjadi beban utama pasar pada perdagangan Senin. Saham Seagate Technology terjun hampir 7% setelah pernyataan CEO Seagate, Dave Mosley, dalam konferensi JPMorgan memicu kekhawatiran investor.

Mosley menyebut pembangunan pabrik baru membutuhkan waktu yang panjang. Pernyataan itu memunculkan kekhawatiran bahwa perusahaan akan kesulitan memenuhi lonjakan permintaan yang dipicu perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Sentimen negatif tersebut turut menyeret saham produsen chip lainnya. Saham Micron Technology anjlok hampir 6%, sementara sejumlah saham yang terkait dengan ekosistem AI juga mengalami koreksi.

Pelemahan ini terjadi setelah bursa saham Amerika Serikat mencatat rekor tertinggi baru dalam beberapa pekan terakhir. Pekan lalu, S&P 500 dan Nasdaq berhasil mencetak rekor baru. Bahkan, Dow Jones sempat kembali menembus level 50.000.

Namun, Head of Macro Research and Strategy di Schwab Center for Financial Research, Kevin Gordon, menilai reli pasar mulai memasuki fase jenuh.

“Kemungkinan Anda tidak melihat reli setajam yang kita lihat dari posisi terendah pada Maret,” ujar Gordon.

Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump menyampaikan melalui Truth Social bahwa dirinya membatalkan rencana serangan terhadap Iran yang semula dijadwalkan pada Selasa. Keputusan itu diambil setelah adanya permintaan dari tiga kepala negara di kawasan Timur Tengah agar Amerika Serikat menahan diri.

Kini, perhatian pelaku pasar tertuju pada musim laporan keuangan kuartalan. Home Depot, Eagle Materials, dan Amer Sports dijadwalkan merilis kinerja sebelum pembukaan perdagangan Selasa.

Selain itu, investor juga menanti rilis data pending home sales Amerika Serikat untuk periode April yang diperkirakan akan memengaruhi arah pergerakan pasar selanjutnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Trump Tunda Serangan Besar ke Iran, Sinyal Kesepakatan Damai Mulai Menguat?

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump...

Wall Street Bergerak Variatif, Nasdaq dan S&P 500 Tergelincir Dua Hari Beruntun

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Bursa Saham Eropa Bangkit dari Tekanan, Investor Pantau Sinyal Keras Trump ke Iran

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru