Divestasi 1,31% Saham FOLK, Sumber Garam Pratama Kantongi Cuan Miliaran

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Sumber Garam Pratama, salah satu pemegang saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) telah mengurangi porsi  kepemilikan sahamnya dalam  perusahaan tersebut melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan laporan perubahaan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI Selasa, 19 Mei 2026, Sumber Garam Pratama menjual 53.565.600 lembar atau 1,31% saham FOLK  pada tanggal 13 Mei 2026.

Sumber Garam Pratama menjual saham FOLK di harga Rp110 per unit sehingga mengantongi keuntungan sebesar Rp5,89 miliar. Tujuan transaksi adalah divestasi dengan status kepemilikan langsung.

Sebelum transaksi, Sumber Garam Pratama menggenggam 903.330.281 lembar saham FOLK. Jumlah ini setara dengan porsi kepemilikan sebesar 22,08%. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Sumber Garam Pratama atas FOLK  turun menjadi 849.764.681 lembar atau setara 20,77% saham.

Harga saham FOLK pada perdagangan, Selasa 19 Mei 2026 tercatat  turun sebesar 6,34% menjadi Rp266 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp284 per unit. Selama periode sepekan, harga saham FOLK telah turun sebesar 16,47%, dari Rp340 per saham menjadi Rp284 per saham pada 18 Mei 2026.

PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2019 di Tangerang. Ada tiga merek ritel omnichannel yang dikelola oleh perusahaan yaitu merek fashion Amazara (AIM), merek produk kebersihan Dr.Soap (DGI), dan merek make-up Syca (SKI). Selain itu, perusahaan juga memiliki pilar media on-demand, serta kekayaan intelektual dan komunitas. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Berakhir di 6.370,679, IHSG Kembali Anjlok 3,46%, Saham TPIA dan DSSA Rontok Lebih dari 14%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka melemah di 6.599,213, Indeks Harga Saham Gabungan...

Direktur EPAC Bahar Jual Seluruh Saham Perusahaan di Atas Harga Pasar, Cuan Rp15,99 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bahar, Direktur PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk...

BEI Masukkan Saham WBSA ke Radar Pemantauan Khusus, Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru