Di Depan Bos Danantara dan Pimpinan DPR, BEI Pamer Laba Emiten Tumbuh 21,5%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) mendapat kunjungan istimewa pada Selasa (19/5/2026). Petinggi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan pimpinan DPR RI hadir langsung memantau perkembangan pasar modal tanah air.

Tampak hadir Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, bersama Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi. Kedatangan mereka didampingi Kepala BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, serta Wakil Kepala BPI Danantara, Donny Oskaria.

Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia menyambut hangat kehadiran para tamu penting tersebut. Kunjungan ini dinilai menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah dan legislatif terhadap stabilitas industri keuangan nasional.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran para tokoh itu menjadi suntikan optimisme bagi pelaku pasar.

“Ini adalah bentuk dari support Prof. Dasco kepada kita. Kemudian ada dari Danantara, big boss-nya langsung hadir Pak Rosan dan Pak Donny untuk menunjukkan dukungan kepada pasar modal kita,” ujar Nyoman di Gedung BEI, Selasa (19/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Nyoman memaparkan kinerja positif perusahaan tercatat. Saat ini, jumlah emiten di bursa telah mencapai 957 perusahaan. Hampir 85% di antaranya sudah menyampaikan laporan keuangan terbaru.

Data menunjukkan performa fundamental emiten berada dalam kondisi yang solid. Laba bersih atau net profit rata-rata perusahaan tercatat mengalami kenaikan signifikan sebesar 21,5%.

“Secara fundamental net profit meningkat 21,5%. Secara fundamental ini relatif menarik,” kata Nyoman.

Gairah pasar juga terlihat dari sisi permintaan. Hingga periode ini, total investor di pasar modal Indonesia telah menembus 27 juta orang. Pertumbuhan tersebut mencakup tambahan sekitar 6,5 juta hingga 7 juta investor baru.

Selain investor, antrean perusahaan yang akan melantai di bursa atau pipeline IPO juga masih terjaga. Saat ini terdapat 15 calon emiten yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.

Nyoman menyebut sebagian besar calon emiten tersebut merupakan perusahaan berskala besar yang diproyeksikan masuk kategori papan utama bursa.

“Dari sisi supply side masih manageable ada 15. Sebagian besar adalah perusahaan-perusahaan kategori papan utama atau perusahaan besar,” tutup Nyoman.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Saratoga Investama (SRTG) Tebar Dividen Jumbo Rp1,399 Triliun, Segini per Sahamnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen PT Saratoga Investama Sedaya  Tbk (SRTG) sebesar...

Berakhir di 6.370,679, IHSG Kembali Anjlok 3,46%, Saham TPIA dan DSSA Rontok Lebih dari 14%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka melemah di 6.599,213, Indeks Harga Saham Gabungan...

Direktur EPAC Bahar Jual Seluruh Saham Perusahaan di Atas Harga Pasar, Cuan Rp15,99 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bahar, Direktur PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru