Emiten Pengelola CFC Absen Tebar Dividen, Seluruh Laba Dipakai Ekspansi Gerai

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) menyepakati untuk tidak membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2025. Emiten pengelola gerai CFC ini memilih mengalokasikan seluruh keuntungan untuk memperkuat ekspansi bisnis.

Keputusan tersebut diambil dalam RUPST yang digelar pada 18 Mei 2026. Rapat ini dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 211.359.343 saham atau 95,72% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

Berdasarkan risalah rapat, PTSP membukukan laba bersih sebesar Rp20,25 juta pada tahun buku 2025. Seluruh laba tersebut akan digunakan untuk membiayai kegiatan operasional dan investasi pembukaan gerai-gerai baru di berbagai wilayah.

“Menyetujui penggunaan laba untuk keperluan kegiatan operasional dan investasi pembukaan store baru. Oleh karenanya tidak ada pembagian dividen untuk tahun buku 2025,” tulis manajemen PTSP dalam ringkasan risalah rapat.

Selain penetapan laba, pemegang saham juga mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2025. Laporan tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini Wajar Dalam Semua Hal Yang Material.

Rapat juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan serta pengawasan yang dijalankan selama tahun 2025.

Dalam agenda lainnya, RUPST menetapkan susunan pengurus Perseroan yang baru. Jabatan Direktur Utama kini dipercayakan kepada Bostomi Suharman dengan masa jabatan hingga tahun 2030.

Berikut adalah susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris PTSP:

Direksi:

  • Direktur Utama: Bostomi Suharman
  • Wakil Direktur Utama: Edi Triyento
  • Direktur: Teh Kian Kun

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama: Iskonda Japiar Budhi
  • Komisaris Independen: Herlani Sunardi

Pemegang saham turut memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besaran gaji serta tunjangan bagi anggota Direksi. Selain itu, Dewan Komisaris diberikan kuasa menunjuk Akuntan Publik Independen yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2026.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Superkrane Mitra (SKRN) Siap Guyur Dividen Rp18 per Saham pada 5 Juni 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) akan membagikan...

MNC Kapital  (BCAP) Siap Gelar Right Issue 21,306 Miliar Saham, Dananya untuk Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP)...

Effendi Resmi Mundur dari Jabatan Direktur Maybank Indonesia (BNII)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bank Maybank Indonesia Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru