spot_img

Rogoh Kocek Rp207,92 Miliar, Morgan Stanley Borong 0,43% Saham AMRT

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Morgan Stanley And Co International PLC, salah satu pemegang saham  PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) telah menambah kepemilikan atau investasi dengan memborong sebanyak 180.430.756 lembar (0,43%) saham perusahaan ritel modern tersebut  pada tanggal 29 Mei 2026.

Transaksi dilakukan sebanyak 2 kali melalui Bursa Efek Indonesia. Pertama, Morgan  Stanley membeli  sebanyak 1,293 juta unit saham AMRT pada harga Rp1.346 per lembar. Kedua, pembelian dilakukan oleh Morgan Stanley sebanyak 179,137 juta lembar di harga Rp1.151 per unit. Sehingga dalam dua kali transaksi tersebut, Morgan Stanley menggelontorkan dana sebesar Rp207,92 miliar.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI, Rabu 03 Juni 2026, tujuan Morgan Stanley  And Co International  membeli saham AMRT adalah untuk menambah investasi atau kepemilikan saham langsung  di  emiten perdagangan ritel barang konsumsi ini.

Sebelum transaksi, Morgan Stanley  And Co International  menggenggam saham AMRT sebanyak 3.649.457.440 unit atau 8,8812% saham. Setelah dilakukan transaksi tersebut, kepemilikan Morgan Stanley  And Co International  atas saham AMRT  meningkat menjadi 3.827.302.196 unit atau setara dengan 9,314% saham.

Hingga pukul 15.00 WIB perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu 03 Juni 2026, saham AMRT tercatat turun 2,17% menjadi Rp1.350 per unit dibanding penutupan sehari sebelumnya Rp1.380. Selama sepekan, saham AMRT turun 3,15%.  Jika dibanding antara harga 29 April 2026 di Rp1.360 terhadap harga penutupan kemarin, saham AMRT telah meningkat sebesar 1,47%.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) adalah perusahaan yang memulai usaha sebagai sebuah toko kelontong pada tahun 1989. Dalam sepuluh tahun, perusahaan beralih ke bisnis minimarket dengan mengakuisisi 141 toko Alfaminimart pada tahun 2002 dan mengubah nama menjadi ‘Alfamart’.

Perusahaan mempunyai anak perusahaan yaitu PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamart Retail Asia), PT Sumber Indah Lestari (DAN+DAN), PT Sumber Trijaya Lestari (Alfacart e-commerce), PT Sumber Wahana Sejahtera (logistik), dan PT Global Loyalti Indonesia. Sumber Wahana Sejahtera (logistik), dan PT Global Loyalti Indonesia. Pada tahun 2019, terdapat lebih dari 14.300 toko Alfamart di Indonesia dan 750 toko di Filipina. Kantor pusatnya berada di Alfa Tower lantai 12, Jl. Jalur Sutera Barat Kav.9, Tangerang, Banten. (konrad )

- Advertisement -

Artikel Terkait

Moody’s Beri Rating Baa2 untuk Danantara Investment Management, Outlook Negatif

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Moody's Ratings memberikan rating issuer pertama...

Bank Ina Perdana (BINA) Siap Gelar Private Placement 80 Juta Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)...

Bali Towerindo (BALI) Guyur Pinjaman Rp100 Miliar ke Anak Usaha untuk Modal Kerja

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru