STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Selasa (2/6/2026). Para investor sedang menimbang ketidakpastian baru terkait perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Sikap Presiden AS Donald Trump memicu keraguan di pasar finansial. Ia menyatakan tidak peduli jika pembicaraan damai dengan Iran menemui jalan buntu. Komentar ini muncul di tengah laporan kemungkinan delegasi Iran menghentikan diskusi dengan Washington.
Mengutip CNBC International, Trump memberikan pernyataan tegas melalui sambungan telepon pada Senin waktu setempat. “Saya benar-benar tidak peduli. Saya sangat tidak peduli,” kata Trump.
Ia juga menilai proses negosiasi yang berlarut-larut tersebut tidak lagi menarik. “Saya tidak peduli jika itu berakhir, jujur saja,” ujar Trump. Ia menambahkan proses tersebut sudah mulai terasa sangat membosankan.
Pernyataan ini merupakan respons atas kabar delegasi Iran mempertimbangkan untuk memblokir total Selat Hormuz. Langkah Iran tersebut merupakan reaksi atas kampanye militer Israel di Lebanon. Targetnya adalah kelompok Hizbullah yang mendapat dukungan dari Iran.
Meskipun ada ketidakpastian geopolitik, sentimen positif dari Wall Street memberikan sedikit dorongan. Indeks S&P 500 dan Nasdaq di bursa AS mencetak rekor tertinggi baru. Kenaikan sektor teknologi memimpin pasar setelah raksasa cip Nvidia meluncurkan produk terbarunya.
Bursa Jepang mengalami tekanan pada perdagangan hari ini. Indeks Nikkei 225 berakhir turun 0,3% ke level 66.734,24. Indeks Topix juga melemah 0,42% dan ditutup pada posisi 3.924,24.
Kondisi serupa terjadi di bursa Korea Selatan. Indeks Kospi naik tipis 0,15% ke posisi 8.801,49. Namun, indeks Kosdaq yang mencakup saham berkapitalisasi kecil anjlok 2,29% ke level 1.026,03.
Bursa Australia menunjukkan pergerakan yang landai. Indeks S&P/ASX 200 ditutup stagnan pada posisi 8.724,4. Para pelaku pasar di sana tampak bersikap hati-hati memantau situasi global.
Hasil berbeda terlihat di pasar saham Hong Kong. Indeks Hang Seng melonjak 2,52% ke level 26.038,32 pada jam terakhir perdagangan. Di China daratan, indeks CSI 300 berakhir turun 1,45% ke posisi 4.914,56. Sementara itu, indeks Nifty 50 di India menguat 0,43% ke level 23.483,55.

