spot_img

Stock Futures AS Bergerak Tipis Usai S&P 500 Cetak Rekor Baru

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Indeks saham berjangka (futures) Amerika Serikat (AS) tidak banyak berubah pada Selasa (2/6/2026) malam waktu setempat. Pergerakan ini terjadi setelah tiga indeks utama Wall Street kembali mencetak rekor tertinggi pada sesi perdagangan reguler.

Kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq 100 terpantau bergerak mendatar. Hal yang sama juga terjadi pada kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average.

Pada penutupan perdagangan reguler Selasa, indeks S&P 500 naik 0,13% dan berakhir di atas level 7.600 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Indeks Dow Jones melonjak 228,91 poin atau 0,45%. Sementara itu, Nasdaq Composite mencatat kenaikan tipis sebesar 0,03%.

Meghan Shue, Head of Investment Strategy Wilmington Trust, memberikan catatannya. Jika S&P 500 menutup minggu ini dengan kenaikan, ini akan menjadi tren positif selama 10 minggu berturut-turut. Capaian tersebut bakal menjadi rentetan penguatan terpanjang sejak 1985.

Shue menilai pasar saham mungkin akan beristirahat sejenak saat memasuki musim panas. Ia melihat momentum pasar saat ini sangat kuat karena didorong optimisme tinggi.

“Momentum ini sangat kuat. Ini karena banyak alasan bagus, optimisme, serta permintaan yang sangat kuat di sekitar siklus investasi AI,” ujar Shue dikutip Selasa (2/6/2026).

Namun, ia mengingatkan musim laporan keuangan yang selama ini menjadi pendorong pasar mulai berakhir. Kondisi ini menyisakan masa tenang di musim panas. Aktivitas perdagangan kemungkinan melambat dan risiko geopolitik masih membayangi di cakrawala.

“Saya tidak memprediksi pembalikan tajam di pasar. Namun, sangat masuk akal melihat pasar berhenti sejenak di sini, atau bahkan sedikit terkoreksi dan menghadirkan sedikit lebih banyak volatilitas saat kita memasuki bulan-bulan musim panas,” tambah Meghan.

Investor kini menanti laporan kinerja keuangan dari Medtronic dan Macy’s sebelum bel pembukaan bursa pada Rabu pagi. Dari sisi data ekonomi, pelaku pasar menunggu laporan penggajian swasta ADP untuk periode Mei.

Selain itu, para pelaku pasar akan memantau rilis data akhir pesanan barang tahan lama dan pesanan pabrik untuk bulan April pada Rabu pagi waktu setempat.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Damai atau Perang? Trump dan Rubio Tegaskan Negosiasi dengan Iran Masih Berjalan

STOCKWATCH.ID, WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald...

Bursa Saham Eropa Kompak Rebound, Ini Pemicunya!

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada...

Trump Tak Ambil Pusing Negosiasi Damai Iran Gagal, Bursa Saham Asia Ditutup Bervariasi

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru