STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Raymond, salah seorang Direktur PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menambah porsi kepemilikan atau investasi dengan memborong 4.567.200 saham perusahaan petrokimia tersebut pada 03 Juni 2026. Saham TPIA ditutup di harga Rp1.615 pada 3 Juni 2026.
Transaksi tersebut dilakukan Raymond sebanyak 10 kali. Pertama, Raymond membeli sebanyak 453.600 lembar pada harga Rp1.780 per unit, dan kedua sebanyak 50.000 unit di harga Rp1.880 per unit. Selanjutnya, pembelian ketiga sebanyak 3.245.400 unit di harga Rp1.795 per unitr, lalu sebanyak 300.000 unit di harga Rp1.790 per unit, serta 100.000 lembar pada harga Rp1.890 per unit.
Keenam, Raymond memborong 100.000 unit seharga Rp1.790, ketujuh sebanyak 18.200 unit di harga Rp1.850, kedelapan sebanyak 100.000 lembar di harga Rp1.850 per unit, kesembilan sebanyak 100.000 unit seharga Rp1.850 per unit, dan kesepuluh sebanyak 100.000 unit pada harga Rp1.780 per lembar.
Dikutip dari laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 4 Juni 2026, Raymond membeli saham TPIA untuk menambah investasi dengan kepemilikan langsung atas saham tersebut.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Raymond atas saham TPIA meningkat menjadi 9.617.200 unit atau setara dengan 0,01%. Adapun sebelum transaksi, Raymond menggenggam sebanyak 5.050.000 unit atau 0,01% saham.
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Kamis 4 Juni 2026, saham TPIA ditutup turun 14,86% jadi Rp1.375 per unit, dibanding dibanding sehari sebelumnya di Rp1.615. Selama sepekan, saham TPIA turun sebesar 27,63%. Jika dibandingkan antara harga 04 April 2026 sebesar Rp5.075 terhadap penutupan hari ini, maka saham emiten petrokimia terpadu ini anjlok 72,9%. (konrad)

