STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali mencetak penguatan pada perdagangan Kamis (4/6/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (5/6/2026) WIB. Kenaikan ini terjadi seiring munculnya optimisme baru terkait potensi berakhirnya konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.
Mengutip CNBC International, harga emas spot menguat 0,8% ke level USD 4.466,89 per ons troi. Di pasar berjangka AS, kontrak emas untuk pengiriman Agustus naik 0,9% menjadi USD 4.508,00 per ons troi. Penguatan harga logam mulia ini mencapai lebih dari 1% dalam satu sesi perdagangan.
Penurunan harga minyak dunia turut memberikan tekanan pada nilai tukar dolar AS. Kondisi ini membuat imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS ikut melandai. Melemahnya dolar membuat emas lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.
Laporan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon menjadi faktor penekan utama bagi dolar dan yield obligasi. Kesepakatan tersebut membuka harapan adanya kemajuan dialog antara Washington dan Teheran.
Tai Wong, seorang pedagang logam independen, memberikan analisanya terkait pergerakan harga. Ia menyebut kabar gencatan senjata membantu emas bertahan di atas rata-rata pergerakan 200 hari yang penting.
“Rekor tertinggi untuk emas tahun ini tampaknya semakin tidak mungkin kecuali kita mendapatkan gencatan senjata yang bersih dan langgeng dengan Iran yang membuka Hormuz, yang memungkinkan harga energi turun dan pasar berhenti mengkhawatirkan potensi suku bunga yang lebih tinggi,” ujar Wong.
Emas sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di posisi USD 5.594,82 per ons troi pada 29 Januari lalu. Namun, harganya telah menyusut 16% sejak konflik Iran pecah pada akhir Februari. Tingginya suku bunga selama ini menjadi beban bagi emas karena aset ini tidak memberikan bunga.
Fokus investor kini tertuju pada rilis data ketenagakerjaan AS periode Mei pada hari Jumat. Data ini diprediksi akan memberikan gambaran mengenai kesehatan pasar tenaga kerja. Hasil laporan tersebut akan memandu arah kebijakan moneter bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).
Tren kenaikan harga juga merembet ke logam mulia lainnya. Harga perak spot naik 1,1% ke level USD 73,52 per ons troi. Harga platinum juga menguat 1% menjadi USD 1.877,66. Sementara itu, paladium bertambah 0,9% ke posisi USD 1.313,50 per ons troi.

