STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Pergerakan pasar berjangka (futures) saham Amerika Serikat bergerak tipis pada Senin (15/6/2026) malam waktu setempat atau Selasa (16/6/2026) WIB. Kondisi ini menyusul pencapaian indeks Dow Jones yang mencetak rekor penutupan tertinggi baru pada sesi perdagangan reguler.
Mengutip CNBC, investor merespons positif kabar potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Data pasar menunjukkan indeks berjangka Dow Jones Industrial Average turun tipis 24 poin atau kurang dari 0,1%. S&P 500 futures melemah 0,1% dan Nasdaq 100 futures diperdagangkan 0,2% lebih rendah.
Pada perdagangan reguler sebelumnya, indeks Dow Jones melonjak 468,77 poin atau 0,92%. Kenaikan ini membawa indeks ke level penutupan rekor terbaru sekaligus mencapai level tertinggi harian sepanjang masa. Indeks S&P 500 melompat 1,65% dan Nasdaq Composite naik tajam 3,07%.
Sentimen utama pasar muncul setelah Presiden Donald Trump mengumumkan AS dan Iran telah mencapai kesepakatan. Perjanjian ini bertujuan mengakhiri perang di Timur Tengah. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyebut kedua belah pihak sudah menyatakan penghentian operasi militer di semua lini.
Upacara penandatanganan kesepakatan dijadwalkan berlangsung Jumat ini di Swiss. Seorang pejabat senior pemerintahan Trump menyampaikan nota kesepahaman sudah ditandatangani secara elektronik pada Minggu.
Trump juga menyatakan jalur perdagangan penting Selat Hormuz akan dibuka kembali pada Jumat. Pengumuman ini membuat harga minyak dunia anjlok hampir 5% pada Senin. Wakil Presiden JD Vance memberikan kepastian mengenai jalur laut tersebut.
“Selat itu akan dibuka secara bebas tol untuk jangka panjang,” ujar Vance.
Keith Lerner, CIO dan Chief Market Strategist di Truist Wealth, menilai reaksi pasar sangat positif. Ia melihat adanya ketahanan ekonomi di balik pergerakan angka-angka tersebut.
“Saya katakan secara keseluruhan, reaksi pasar cukup positif,” kata Lerner.
Keith memperkirakan situasi pasar akan sedikit lebih bergejolak dalam waktu dekat. Namun, ia menganggap kinerja pasar saat ini sudah cukup memuaskan sejak pulih dari titik terendah pada Maret lalu.
“Saya memperkirakan hal-hal menjadi agak lebih bergejolak di sini dalam jangka pendek, tetapi sekali lagi, sulit untuk mengeluh setelah kita mengalami pergerakan yang cukup baik dari posisi terendah Maret dan masih bertahan cukup baik,” tambah Keith.
Kini para investor menanti rilis data ekonomi terbaru pada Selasa pagi. Fokus pelaku pasar tertuju pada data pembangunan perumahan Mei serta indeks harga ekspor dan impor

