STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) telah menyiapkan dana untuk membayar utang kepada para investor. Perusahaan ini menyediakan uang tunai sebesar Rp3,5 miliar. Dana ini digunakan untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2025 Seri A.
Uang tersebut harus disiapkan karena obligasi ini akan segera habis masa berlakunya. Tanggal jatuh tempo jatuh pada 22 Juni 2026. Laporan kesiapan dana ini telah disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Kami telah menyiapkan dana untuk pelunasan obligasi sebesar Rp3,5 miliar,” tulis Direktur Utama BCAP Mashudi Hamka dan Direktur Peter Fajar dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (20/6/2026). Mashudi dan Peter menjelaskan pelunasan ini adalah bentuk tanggung jawab perusahaan kepada pemegang surat utang.
Akibat pelunasan ini, BEI akan segera menghapus obligasi tersebut dari daftar perdagangan. Mulai tanggal 22 Juni 2026, efek dengan kode BCAP05ACN2 ini tidak lagi tercatat di bursa. Pihak BEI menjelaskan bahwa langkah ini sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan sejak awal.
Obligasi Seri A ini memiliki bunga tetap sebesar 9% per tahun. Jangka waktu pinjaman ini adalah 370 hari sejak pertama kali diterbitkan pada 12 Juni 2025. Selain Seri A, BCAP juga menerbitkan dua seri lainnya pada waktu yang sama.
Seri B memiliki nilai pokok Rp36,4 miliar dengan bunga 10,25% per tahun selama 3 tahun. Sementara itu, Seri C bernilai Rp12,1 miliar dengan bunga 11% per tahun selama 5 tahun. Total dana yang ditawarkan pada Tahap II tahun 2025 mencapai Rp55 miliar.
Penerbitan utang ini merupakan bagian dari rencana besar perusahaan. BCAP memiliki target untuk mengumpulkan total dana Rp555 miliar melalui Obligasi Berkelanjutan V. Sebelumnya, perusahaan sudah merilis Tahap I pada tahun 2024 senilai Rp500 miliar.
Uang yang didapat dari pinjaman ini digunakan untuk membayar kembali utang lama atau refinancing. Secara khusus, dana dipakai untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2024 yang jatuh tempo pada 12 Juli 2025.
Investor tidak perlu khawatir karena pinjaman ini dijamin dengan sangat aman. Perusahaan menjaminkan saham miliknya di PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN). Nilai jaminannya minimal 125% dari total utang pokok.
Lembaga pemeringkat Pefindo memberikan nilai idBBB+ atau Triple B Plus untuk utang BCAP ini. Peringkat ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan yang cukup kuat untuk membayar utangnya.
Dalam proses penerbitan ini, PT MNC Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi. Sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjadi Wali Amanat yang menjaga kepentingan para pembeli obligasi.
BCAP sendiri adalah perusahaan induk yang bergerak di bidang jasa keuangan. Perusahaan ini memiliki banyak anak usaha di bidang bank, asuransi, hingga teknologi keuangan. Pihak manajemen BCAP memastikan semua kegiatan usaha berjalan dengan baik demi menjaga kepercayaan masyarakat.

