spot_img

BEI Masukkan Saham FORU ke Pemantauan Khusus, Berlaku Mulai Besok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) ke dalam daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus. Keputusan tersebut diumumkan BEI melalui Pengumuman Bursa Nomor Peng-PK-00049/BEI.PLP/06-2026 yang diterbitkan pada Selasa (23/6/2026).

Dalam pengumuman tersebut, BEI menyebut saham FORU yang tercatat di Papan Pengembangan masuk ke dalam Pemantauan Khusus dengan kriteria nomor 10. Perubahan itu mulai efektif pada 24 Juni 2026.

BEI menjelaskan, kriteria nomor 10 berlaku bagi perusahaan yang dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari satu Hari Bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.

Pengumuman itu ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat PT Bursa Efek Indonesia, Teuku Fahmi Ariandar.

“Dengan ini Bursa mengumumkan Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus sebagai berikut,” tulis Fahmi dalam pengumuman yang dikutip Selasa (23/6/2026).

BEI menetapkan 11 kriteria yang dapat menyebabkan sebuah saham masuk dalam daftar pemantauan khusus. Di antaranya harga saham rata-rata di Pasar Reguler dan/atau Pasar Reguler Periodic Call Auction kurang dari Rp51 disertai likuiditas rendah, laporan keuangan auditan memperoleh opini tidak menyatakan pendapat (disclaimer), tidak membukukan pendapatan, memiliki ekuitas negatif, tidak memenuhi ketentuan pencatatan terkait free float, hingga kondisi penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) atau pailit.

Selain itu, perusahaan juga dapat masuk Pemantauan Khusus apabila memiliki likuiditas rendah dengan nilai transaksi rata-rata harian saham kurang dari Rp5 juta dan volume transaksi rata-rata harian kurang dari 10 ribu saham selama tiga bulan terakhir, atau dikenakan penghentian sementara perdagangan efek lebih dari satu Hari Bursa akibat aktivitas perdagangan.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

DMND Tebar Dividen Rp71,01 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND) akan...

Rajawali Kapital Emas Borong 16,61 Miliar Saham ARCI Senilai Rp18,27 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rajawali Kapital Emas kini memegang kendali penuh...

Kendati Rugi, Surya Semesta Internusa (SSIA) Bagi Dividen Rp5 per Saham, Cair 23 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Dividen tunai PT Surya Semesta Internusa Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru