STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada penutupan perdagangan Senin (22/6/2026). Indeks Nikkei 225 Jepang menjadi pusat perhatian investor. Indeks ini berhasil menembus level tertinggi baru sepanjang sejarah.
Mengutip CNBC, Nikkei 225 melompat ke rekor baru. Indeks tersebut naik 1,55% dan mengakhiri sesi perdagangan di level 72.353,96. Bursa Korea Selatan juga mencatatkan kenaikan. Indeks Kospi menguat 0,69% ke posisi 9.114,55. Pergerakan ini menunjukkan optimisme pelaku pasar di Seoul.
Pasar saham China daratan mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan. Indeks CSI 300 melesat 2,39% ke level 5.059,66. Indeks Shanghai Composite juga terangkat 1,78% dan berakhir di posisi 4.163,097.
Kondisi berbeda terlihat di bursa Hong Kong. Indeks Hang Seng melemah 0,63% pada jam terakhir perdagangan. Hang Seng menetap di posisi 23.768,52.
Bursa Australia turut mengalami tekanan kecil. Indeks acuan S&P/ASX 200 turun 0,14% ke level 8.816,10. Penurunan ini terjadi setelah pergerakan pasar yang cenderung mendatar.
Beberapa indeks lain di kawasan Asia terpantau berada di zona hijau. Indeks Taiwan melonjak tajam 2,75% ke level 47.741,51. Indeks Nifty 50 di India naik 0,37% menjadi 24.102,9.
Bursa Singapura juga mengalami penguatan tipis. Indeks STI naik 0,22% ke posisi 5.204,01. Sementara itu, indeks NZX 50 Selandia Baru menguat 0,12% ke level 13.461,91.
Pertumbuhan positif juga terlihat pada SGX-CNBC China Growth. Indeks ini naik 1,32% ke posisi 1.615,43. Secara keseluruhan, pergerakan bursa Asia didominasi oleh pencapaian rekor di Tokyo dan penguatan di bursa China.

