spot_img

Penjualan MAP Boga Adiperkasa (MAPB) Naik 12% Jadi Rp806 di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) membukukan rugi bersih pada kuartal I 2026 sebesar Rp51,8 miliar. Angka membaik bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025 yang mencatat kerugian sebesar Rp53,4 miliar. Dengan demikian, rugi bersih per saham setara dengan Rp21,58 per lembar.

Meski masih merugi, penjualan bersih MAPB mengalami peningkatan sebesar 12% dari Rp720 miliar pada kuartal I 2025 menjadi Rp806 miliar pada kuartal I 2026. Penjualan ini berasal dari penjualan makanan dan minuman masing-masing Rp349,7 miliar dan Rp318,01 miliar serta lain-lain sebesar Rp48,05 miliar di kiartal I 2026. Laba kotor MAPB naik dari Rp502 miliar menjadi Rp546 miliar.

Akan tetapi beban penjualan meningkat dari Rp491 miliar menjadi Rp529 miliar. Beban umum dan administrasi bertambah dari Rp73 miliar menjadi Rp80 miliar. Beban keuangan naik dari Rp8,6 miliar menjadi Rp8,9 miliar. Hal ini menyebabkan Perseroan mencatat rugi sebelum pajak Rp70,52 miliar per Maret 2026, turun dari Rp73,34 miliar per Maret 2025.

Dalam materi paparan publik, Senin (22/6/2026), disebutkan, Perseroan ke depan menyiapkan langkah-langkah akuisisi dan kerjasama strategis guna mendorong pertumbuhan pendapatan. Perseroan terus mengidentifikasi peluang dan mendorong category leadership untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan menjangkau lebih banyak konsumen di kota-kota baru.

Perseroan juga melakukan ekspansi berkelanjutan pada teritori baru. Misalnya, Pizza Marzano membuka gerai pertama di Yogyakarta dan Gerai Toast Box pertama oleh MAP. Perseroan juga akan terus melakukan inovasi produk dan menambah gerai baru,

Sekedar catatan, MAPB adalah anggota MAP Group yang fokus utamanya pada ritel makanan dan minuman untuk merek internasional, seperti Starbucks, Burger King, Pizza Express, Krispy Kreme, Cold Stone Creamery, Godiva, Genki Sushi, dll.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 2013 dan memiliki empat anak perusahaan. Perusahaan ini memiliki lebih dari 550 toko di 37 kota di Indonesia untuk berbagai merek.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pendapatan Tol Jasamarga Jogja Solo (JMJ) Melonjak 669% Sepanjang 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) melaporkan...

BI Rate Naik Jadi 5,75%, Begini Strategi BNI Jaga Kinerja Perbankan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk...

Pendapatan Ambles 87%, FORU Siapkan 5 Strategi hingga Right Issue

STOCKWATCH.ID, Jakarta –  PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) memberikan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru