spot_img

Medela Potentia (MDLA) Guyur Pinjaman Rp30 Miliar ke Anak Usaha, Untuk Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Manajemen PT Medela Potentia Tbk (MDLA) melaporkan bahwa, Perseroan telah menandatangani perjanjian pinjaman pemagang saham dengan anak usahanya yakni PT Djembatan Dua pada tanggal 25 Juni 2026.

Wimala Widjaja, Direktur  sekaligus Corporate Secretary MDLA dalam pengumuman, Senin 29 Juni 2026 mengatakan, berdasarkan perjanjian pinjaman yang ditandatangani para pihak tersebut, MDLA akan memberikan ponjaman sebesar Rp30 miliar kepada PT Jembatan Dua.

Menurut Wimala, transaksi yang diinformasikan pada Keterbukaan Informasi ini merupakan Transaksi Afiliasi yang hanya wajib dilaporkan oleh Perusahan kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (POJK No 42/POJK.04/2020).

“Namun, transaksi ini tidak termasuk dalam kategori transaksi material karena tidak lebih dari 20% ekuitas Perseroan,” tulis Wimala dalam keterangan tertulisnya. Perlu diketahui,  PT Djembatan Dua adalah Entitas Anak yang 99,9% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Perseroan.

Wimala menegaskan bahwa informasi atau fakta material yang diungkapkan tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan dalam jangka Panjang.

MDLA memiliki kinerja yang solid pada Januari-Maret 2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp119,32 miliar pada kuartal I 2026, naik 7,4% disbanding periode sama tahun 2025. Kenaikan laba tersebut didukung antara lain oleh penjualan bersih Perseron yang tumbh 3,04% menjadi Rp4,03 triliun pada kuartal I 2026, dari Rp3,9 triliun pada periode sama 2025.

Kontributor utama penjualan Perseroan adalah produk farmasi yang mencapai Rp3,26 triliun, meningkat dari Rp 2,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu penjualan alat kesehatan mennyubang Rp 394,5 miliar, dan produk kesehatan Rp380,2 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Masuk UMA, BEI Minta Investor Waspadai Pergerakan Saham Emiten Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, bahwa...

Harga Terbang 105,82%, BEI Suspensi Perdagangan Saham Kian Santang Muliatama (RGAS)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan  sementara (suspensi)...

Meski IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke 5.907,442, Investor Tetap Cermati Sentimen Global

STOCKWATCH (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru