spot_img

Presiden Komisaris Panin Sekuritas (PANS) Mu’min Ali Gunawan Mundur, Tunggu Hasil RUPS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Mu’min Ali Gunawaan, Presiden Komisaris PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) mengajukan pengunduran diri dari Perusahaan sekuritas tersebut.

Direktur sekaligus Corporate Secretary PANS Prama Nugraha, dalam pengumuman tertulis ke BEI, Selasa 30 Juni 2026 mengemukakan, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri  Bapak Mu’min Ali Gunawan dari jabatan Presiden Komisaris Perseroan pada 26 Juni 2026.

Menurut Prama, pengunduran diri Mu’min All Gunawan dari jabatan Presiden Komisaris Panin Sekuritas akan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan dan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Panin Sekuritas.

Prama mengatakan, setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan, Panin Sekuritas akan melaksanakan RUPS. Terdapat 2 agenda RUPS  yakni persetujuan pengunduran diri Bapak Mu’min Al Gunawan dari jabatan Presiden Komisaris Panin Sekuritas; dan pengangkatan Presiden Komisaris Panin Sekuritas yang baru.

Prama tidak menjelaskan apa alasan pengunduran yang bersangkutan dari jabatan Presiden Komisaris Perseroan. Namun, pengunduran diri Mu’min Ali Gunawan selaku Preskom tidak berdampak atas kegiatan operasional, hukum, keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan.

Dari sisi keuangan, kinerja PANS cukup solid pada kuartal I 2026. PANS mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilikentitas induk sebesar Rp11,6 miliar pada kuartal I 2026 dibanding periode sama 2025 rugi Rp17,5 miliar. Pendapatan bersih PANS melonjak 109,7% menjadi Rp88,5 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp42,2 miliar pada periode sama  2025.

Sekedar informasi, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) adalah perusahaan sekuritas yang didirikan pada tahun 1989 dengan nama Panin Sekuritasindo. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) dan memiliki dua anak perusahaan yakni PT Panin Asset Management dan PT Patria Investama.

Perusahaan menyediakan berbagai layanan keuangan, seperti perantara perdagangan efek, keuangan perusahaan, perdagangan margin, reverse REPO, manajemen aset, dll.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Buat Modal Kerja, DAAZ Kembali Kucurkan Pinjaman Rp4,7 Miliar ke Anak Usaha

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Manajemen PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) mengungkapkan,...

DAAZ Tambah Plafon Pinjaman Afiliasi Jadi Rp89,9 Miliar untuk Pembelian Batubara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ)...

Matahari Putra Prima (MPPA) Siap Gelar Right Issue Rp1,199 Triliun Buat Belanja Modal

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) berencana...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru