STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Samuel Sekuritas Indonesia (SSI) melakukan aksi jual saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO). Perusahaan sekuritas ini melepas jutaan lembar saham emiten tersebut pada Kamis, 2 Juli 2026.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham, Samuel Sekuritas menjual sebanyak 4.422.800 unit saham RLCO. Harga penjualan dipatok sebesar Rp3.160 per unit. Dengan demikian, total nilai transaksi pelepasan saham ini mencapai Rp13,97 miliar.
Tujuan dari transaksi ini adalah untuk pencairan REPO (repurchase agreement). Aksi korporasi tersebut dilakukan dengan status kepemilikan saham langsung.
Mengutip data RTI Business, pada hari transaksi tersebut, yakni 2 Juli 2026, saham RLCO terpantau bergerak positif di zona hijau. Data RTI Business menunjukkan saham RLCO ditutup pada level Rp3.160 per lembar. Harga ini naik 60 poin atau menguat 1,94% dibandingkan penutupan hari sebelumnya.
Sepanjang perdagangan hari itu, saham RLCO mencatatkan volume perdagangan sebanyak 4,16 juta saham dengan frekuensi transaksi mencapai 1.619 kali. Nilai transaksi harian di pasar tercatat sebesar Rp13,16 miliar.
Jika membandingkan harga transaksi dengan pergerakan pasar, Samuel Sekuritas menjual saham RLCO tepat di harga penutupan pasar (closing price). Artinya, harga jual Rp3.160 tersebut tidak berada di bawah harga pasar harian.
Akibat transaksi ini, porsi kepemilikan Samuel Sekuritas di RLCO mengalami penyusutan. Sebelum transaksi, perusahaan menguasai 185.743.300 unit saham atau setara 5,94%. Kini, kepemilikannya berkurang menjadi 181.320.500 unit saham atau setara 5,80%.
Dalam struktur kepengurusan, Samuel Sekuritas merupakan badan usaha yang menjabat sebagai Direksi. Manajemen menegaskan tidak ada perubahan status pengendalian atas transaksi ini.
“Saya bertanggung jawab penuh terhadap seluruh akibat hukum yang timbul dan menjamin kebenaran atas seluruh data, informasi, keterangan dan/atau dokumen yang dilaporkan,” tulis manajemen dalam laporan tersebut dikutip Minggu (5/7/2026).
Sebagai informasi, status Samuel Sekuritas di RLCO tetap menjadi pemegang saham non-pengendali. Perusahaan juga menyatakan tidak memiliki niat untuk mempertahankan pengendalian di masa mendatang.

