spot_img

Nikkei 225 Anjlok 2,33%, Sektor Kertas dan Transportasi Jadi Pemberat Utama

STOCKWATCH (TOKYO) – Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan Kamis (2/7/2026). Pelemahan ini dipicu oleh rontoknya saham-saham di sektor kertas dan pulp. Sektor transportasi serta komunikasi turut memberikan tekanan besar bagi pasar saham Tokyo.

Investing mencatat performa buruk pasar saham Jepang tersebut. “Saham Jepang lebih rendah setelah penutupan pada Kamis, seiring kerugian di sektor Kertas & Pulp, Transportasi, dan Komunikasi memimpin saham lebih rendah,” tulis Investing dalam laporannya.

Indeks Nikkei 225 merosot tajam 2,33% atau kehilangan 1.643,96 poin. Angka ini membawa indeks parkir di level 68.831,00 pada akhir sesi perdagangan.

Kioxia Holdings Corp menjadi saham dengan kinerja terburuk kali ini. Harga saham Kioxia anjlok 13,47% atau turun 11.870,00 poin ke level 76.260,00.

Mitsui Mining and Smelting Co. menyusul dengan penurunan 11,38% menjadi 38.250,00. Selain itu, saham Taiyo Yuden Co., Ltd. juga merosot 9,95% ke harga 20.400,00.

Meski indeks utama turun, beberapa perusahaan justru mencetak keuntungan besar. Otsuka Holdings Ltd melonjak 8,72% dan menetap di harga 11.595,00.

Saham Shift Inc ikut naik 7,27% ke level 684,90. Begitu juga dengan Mercari Inc yang menguat 6,62% menjadi 4.189,00.

Secara keseluruhan, jumlah saham yang menguat masih lebih banyak di Bursa Efek Tokyo. Sebanyak 2.668 saham terpantau naik dan 887 saham menurun. Sebanyak 208 saham lainnya berakhir stagnan atau tidak berubah.

Indeks Volatilitas Nikkei mengalami penurunan 11,80% ke angka 33,78. Indeks ini sering digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan atau gejolak di pasar saham.

Di pasar komoditas, minyak mentah untuk pengiriman Agustus turun 1,46%. Harganya kini berada pada level USD 67,58 per barel.

Minyak Brent untuk pengiriman September juga melemah 1,34% ke posisi USD 70,61 per barel. Sebaliknya, harga emas berjangka Agustus naik tipis 0,08% ke harga USD 4.085,60 per troy ounce.

Nilai tukar mata uang juga bergerak dinamis. USD/JPY turun 0,44% ke level 161,84.

Mata uang EUR/JPY juga terkoreksi 0,29% menjadi 184,40. Sementara itu, Indeks Dolar AS Berjangka terpangkas 0,16% ke posisi 100,99.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Diduga Hasil Penyelundupan Chip AI Nvidia, Mansion Senilai USD 42,5 Juta di Singapura Disita

STOCKWATCH.ID (SINGAPURA) – Kepolisian Singapura menyita sebuah rumah mewah...

Mayoritas Bursa Saham Eropa Melemah, Investor Cemas Sinyal Suku Bunga The Fed

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa mayoritas ditutup melemah...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru