spot_img

Dipicu Dua Sentimen Krusial Ini, Harga Emas Global Langsung Terbang Lewati USD 4.000

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia melonjak lebih dari 2% pada perdagangan Rabu (1/7/2026) waktu setempat atau Kamis pagi (2/7/2026) WIB. Kenaikan ini dipicu oleh rilis data pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan. Komentar Ketua Federal Reserve (Fed) Kevin Warsh mengenai risiko inflasi yang mereda turut mendorong penguatan harga.

Mengutip CNBC, harga emas spot melonjak 2,1% ke posisi USD 4.089,49 per ons troi. Sebelumnya, harga logam mulia ini sempat menyentuh level terendah sejak November pada Selasa lalu. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus menguat 1,6% menjadi USD 4.103,10 per ons troi.

Laporan ketenagakerjaan nasional ADP menunjukkan penambahan 98.000 pekerjaan sektor swasta pada bulan lalu. Angka ini lebih rendah dibandingkan kenaikan pada Mei sebesar 122.000 pekerjaan. Ekonom yang disurvei Reuters sebelumnya memperkirakan kenaikan sebanyak 118.000 pekerjaan.

Tai Wong, seorang pedagang logam independen, memberikan analisanya terkait situasi ini. Ia menyebut data ADP yang rendah menjadi pembuka jalan bagi kenaikan harga si kuning.

“Emas melihat pantulan yang bagus pagi ini; cetakan ADP yang lebih rendah dari perkiraan membantu menyiapkan panggung,” ujar Tai. “Komentar Ketua Fed Warsh tentang inflasi yang turun telah mendorong imbal hasil lebih rendah dan menghentak pasar emas yang mengantuk naik dengan cerdas.”

Tai menambahkan emas mungkin telah membentuk landasan setidaknya untuk jangka pendek. Kondisi tersebut bisa bertahan kecuali ada laporan penggajian yang melonjak esok hari.

Kevin Warsh menyatakan ekspektasi dan risiko inflasi telah menurun dalam beberapa pekan terakhir. Meski begitu, ia menegaskan Fed tetap berkomitmen membawa inflasi turun ke target 2%. Penurunan suku bunga biasanya meningkatkan daya tarik emas karena logam ini tidak memberikan imbal hasil.

Pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 67% pada September mendatang menurut CME FedWatch Tool. Di sisi lain, ketegangan geopolitik juga menjadi perhatian investor. AS dan Iran mengadakan pembicaraan teknis di Doha pada Rabu.

Seorang pejabat Iran menyebut kedua negara berupaya menyepakati aliran pelayaran melalui Selat Hormuz. Mereka juga berupaya mengamankan gencatan senjata yang langgeng. Kondisi geopolitik seringkali membuat investor memilih emas sebagai aset aman.

Tren penguatan juga diikuti oleh logam mulia lainnya. Harga perak spot naik 2,8% menjadi USD 60,24 per ons troi. Paladium menguat 1,6% ke level USD 1.223,68 per ons troi.

Harga platinum spot melonjak 3,1% ke posisi USD 1.599,36 per ons troi. Sebelumnya, harga platinum sempat menyentuh titik terendah sejak November pada awal sesi perdagangan. Kondisi pasar tenaga kerja yang melandai membuat investor lebih optimis terhadap pergerakan logam mulia.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Jelang Rilis Data Tenaga Kerja, Stock Futures AS Stagnan

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Pergerakan stock futures atau kontrak...

Sinyal Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Dunia Rontok

STOCKWATCH.ID (DOHA) – Harga minyak dunia merosot sekitar 2%...

Indeks Dow Jones Raih Kinerja Semester I Terbaik, Kontrak Berjangka Justru Melemah

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (futures) indeks Dow...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru