spot_img

Bos CSIS Serok 339.200 Saham Perusahaan Sendiri di Saat Harga Turun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Tjoea Aubintoro, Direktur PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) menambah porsi kepemilikan saham perusahaan di bidang furniture  tersebut pada tanggal 03 Juni 2026.

Transaksi tersebut dilakukan Tjoea Aubintoro selama 5 kali. Pertama, Tjoea membeli sebanyak 39.200 lembar pada harga Rp145 per unit, dan kedua sebanyak 50.000 unit di harga Rp146 per unit.

Selanjutnya, pembelian ketiga sebanyak 100.000 unit pada harga Rp151 per lembar, lalu sebanyak 50.000 unit di harga Rp150 per unit, serta sebanyak 100.000 lembar pada harga Rp147 per unit.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 03 Juni 2026, Tjoea Aubintoro membeli saham CSIS untuk menambah investasi dengan kepemilikan langsung atas saham tersebut.

Sesuai dengan Pasal Pasal 2 Ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor POJK POJK 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka, saya melaporkan bahwa saya  telah memiliki saham Perusahaan Terbuka (CSIS).

Setelah  transaksi tersebut, kepemilikan Tjoea Aubintoro atas saham CSIS meningkat menjadi  1.303.400 unit atau setara 0,071%. Adapun sebelum transaksi,  Tjoea Aubintoro memiliki 964.200 unit atau 0,053% saham.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu 03 Juni 2026, saham  CSIS ditutup turun 3,97% jadi Rp145 per unit, dibanding  dibanding sehari sebelumnya di Rp151. Jika dibandingkan antara harga 29 April 2026 sebesar Rp174 terhadap penutupan hari ini, maka saham emiten industri furniture  ini turun 16,67%.

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) adalah anggota Olympic Group yang didirikan pada 2 Juni 1995 di Bogor. Perusahaan ini bergerak dalam industri furnitur yang dibuat khusus dan desain interior untuk perusahaan, tempat duduk umum, lembaga pendidikan, kafe dan restoran, rumah sakit, dan masih banyak lagi. Perusahaan memperluas bisnisnya ke bidang konstruksi umum dengan mengembangkan hotel dan kondotel di Sentul Utara, pada tahun 2015. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pemenang Nusantara Internasional Lepas 8,96 Juta Saham WINR untuk Tambah Free Float

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)–Pemenang Nusantara Internasional mengurangi kepemilikan sahamnya di PT...

IHSG Pagi Menguat 0,49% ke Level 6.365,342, Mayoritas Saham Menghijau

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka...

Saham Maha Properti (MPRO) Kena UMA, BEI Soroti Lonjakan Harga Tak wajar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan terjadinya Unusual...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru