Bursa Eropa Ambruk! Saham Terpuruk di Tengah Laporan Keuangan dan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa Saham Eropa kembali mengalami penurunan pada penutupan perdagangan hari Rabu (23/10/2024) waktu setempat.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx 600 pan-Eropa yang mencakup saham-saham utama Eropa, ditutup turun 0,3%. Hampir semua sektor dan bursa utama di kawasan ini berakhir di zona merah.

Investor saat ini tengah memfokuskan perhatian pada laporan keuangan perusahaan dan kenaikan imbal hasil obligasi AS. Tekanan ini menyebabkan aksi jual di berbagai sektor.

Sementara itu, Deutsche Bank berhasil mencatatkan laba pada kuartal ketiga, melebihi ekspektasi pasar. Namun, saham bank ini tetap jatuh setelah pengadilan di Jerman memutuskan melawan mereka terkait sengketa akuisisi Postbank.

Di sektor lain, beberapa saham justru mencatat kenaikan. Saham Heineken naik 2,6%, sementara Swedbank melonjak 5%. Sayangnya, tidak semua perusahaan bernasib sama. Volvo Cars anjlok 5,9%, disusul AkzoNobel turun 3,5%, dan L’Oreal turun 2,5% setelah laporan keuangan mereka dirilis.

Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun juga naik, sempat menyentuh 4,2% pada hari Selasa, menambah tekanan bagi pasar saham Eropa dan AS.

Investor di Eropa kini harus semakin waspada, mengingat volatilitas pasar yang dipicu oleh kombinasi laporan keuangan dan kenaikan imbal hasil obligasi ini tampaknya belum akan berakhir.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Menanti Rilis Data Inflasi April, Indeks Futures Wall Street Bergerak Tipis

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (futures) saham Amerika...

S&P 500 Cetak Rekor Baru di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau...

Negosiasi Damai AS-Iran Buntu, Bursa Saham Eropa Berakhir Variatif

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup variatif pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru