Sabtu, Juli 20, 2024
29 C
Jakarta

IHSG Berpotensi Menguat, BNI Sekuritas: Cermati Saham BBNI, BUMI, ANTM dan MEDC

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diproyeksikan menguat. Investor dapat mencermati saham BBNI, BUMI, ANTM dan MEDC.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal peluang indeks untuk rebound masih terbuka, dari pola konsolidasi, candle dan selama di atas 5 day MA.

“Trend bullish, selama di atas 7.073. IHSG closing diatas 5 day MA (7.225). Indikator MACD bullish, stochastic bullish, masih dalam pola rising wedge, candle hanging man. Selama di atas support 7.064, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 (DONE)- 7.175 (DONE) – 7.218 (DONE)/7.258 (DONE)/7.312/7.355. Dominan power buy. Range breakout berada di 7.073 – 7.286,” ujar Andri dalam risetnya, Senin (12/9).

Level support indeks berada di 7.298/7.312/7.355/7.386, sementara level resistance indeks berada di 7.225/7.18/7.150/7.123/7.098, dengan perkiaan range 7.190 – 7.290.

Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, Jumat lalu indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat signifikan 1,19%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 1,53%, bahkan indeks Nasdaq menguat lebih tinggi sebesar 2,11%. Ketiga bursa tersebut menghentikan penurunan selama tiga minggu secara beruntun. Bursa Eropa juga mencatat kenaikan, seperti DAX Performance Index dan CAC 40 yang masing-masing menguat 1,43% dan 1,41%.

Sementara itu, bursa regional Asia Pasifik mencatat penguatan dengan kenaikan tertinggi dicatat oleh Hang Seng sebesar 2,69%. SSE Composite Index, TSEC Weighted Index dan Shenzen Index juga mengalami penguatan yang signifikan. IHSG juga ditutup menguat pada akhir pekan lalu pada level 7.242,65 atau mengalami kenaikan 0,15%.

Investor dapat mencermati saham BBNI dengan rekomendasi SPECULATIVE BUY target 8.900/9.075 stop loss di bawah 8.550. Kemudian saham BUMI direkomendasikan BUY 180 – 186 target 200/220 stop loss di bawah 166.

Selanjutnya saham ANTM dengan strategi investasi SPECULATIVE BUY target 2.040/2.070 stop loss di bawah 1.900 dan saham MEDC direkomendasikan SPECULATIVE BUY target 900/910 stop loss di bawah 840.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru