spot_img

IHSG Lanjutkan Penguatan, BNI Sekuritas Rekomendasikan 6 Saham Ini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi melanjutkan penguatan pada perdagangan saham Senin (15/1/2024). Demikian dikemukakan oleh Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, dalam laporan riset yang dipublikasikan hari ini.

 “Hari ini IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan jika berhasil break resist kuat di 7250. Level resistance 7270-7320 dan support 7200-7220,” Fanny.

Pada penutupan perdagangan Jumat (12/1/2024), IHSG berakhir menguat 21,173 poin atau naik 0,29% menjadi 7.241,138. Ini seiring naiknya harga saham 228 dari 766 emiten yang sahamnya ditransaksikan, Jumat (12/1/2024). IHSG Jumat lalu, sempat melejit ke posisi tertinggi harian di 7.271,872 dan terendah di level 7.205,759.

Ini disertai dengan net buy asing Rp1,12 triliun. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, BBRI, BMRI, TLKM dan UNTR.

Untuk perdagangan hari ini, kata Fanny, BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham berikut:

1.BBNI: Spec Buy
Beli di Rp 5550, cutloss jika break di bawah Rp 5500. Jika tidak break di bawah Rp 5500, potensi naik dengan target jual di Rp 5700-5750 short term.

2.AMRT: Spec Buy
Beli di Rp 2600, cutloss jika break di bawah Rp 2560. Jika tidak break di bawah Rp 2560, potensi naik dengan target jual di Rp 2670-2700 short term.

3.BRPT: Buy on Weakness
Beli di Rp 1050, cutloss jika break di bawah Rp 1000. Jika tidak break di bawah Rp 1000, potensi naik dengan target jual di Rp 1080-1120 short term.

4.BUKA: Spec Buy
Beli di Rp 200, cutloss jika break di bawah Rp 196. Jika tidak break di bawah Rp 196, potensi naik dengan target jual di Rp 207- 214 short term.

5.TOWR: Spec Buy
Beli di Rp 970, cutloss jika break di bawah Rp 950. Jika tidak break di bawah Rp 970, potensi naik dengan target jual di Rp 1000- 1020 short term.

6.CPIN: Spec Buy
Beli di Rp 4600, cutloss jika break di bawah Rp 4500. Jika tidak break di bawah Rp 4500, potensi naik dengan target jual di Rp 4720-4770 short term.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Komisaris MAXI Candra Gunawan Serok 30 Juta Saham Perusahaan Sendiri, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Candra Gunawan, Komisaris PT Maxindo Karya Anugerah...

Transaksi Jumbo! GXS Bank Pte Borong 7,22%  Saham SUPA Senilai Rp800 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- GXS Bank Pte, Ltd, salah satu  pemegang...

Investor Segar Kumala Indonesia (BUAH) Terima Dividen Rp12,5 per Saham, 49,64% dari Laba 2025

TOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tunai PT Segar Kumala Indonesia Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru