Minggu, Juli 21, 2024
31.9 C
Jakarta

IHSG Potensi Melemah Terbatas, Ini Saham-saham Disarankan BNI Sekuritas!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan melemah terbatas pada perdagangan hari Rabu (29/6).  Hal itu dikemukakan oleh Andri Zakaria Siregar, Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, dalam risetnya hari ini.

Menurut Andri, secara teknikal indeks terlihat berpeluang mengalami penurunan dan relatif terbatas untuk rebound, dalam pola konsolidasi, dari candle two crows & closed di bawah 5 day MA.

“Trend bullish, selama di atas 6.924, berpeluang menuju 7.063-7.163. IHSG closing di bawah 5 day MA (7.007). Indikator MACD netral, Stochastic bearish, pola symmetrical Triangle. Selama di bawah 7.070, berpeluang menuju support 6.960/6.922. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.856 – 7.138,” ujar Andri.

Level resistance pada perdagangan hari ini, lanjut dia, diperkirakan berada di posisi 7.007/7.043/7.070/7.116. Sementara untuk level support berada di 6.968/6.922/6.886/6.856. Perkiraan range: 6.950 – 7.050.

Sebagai informasi, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah signifikan 1,56%, begitu juga dengan S&P 500 yang mencatat penurunan 2,01%, bahkan indeks Nasdaq Composite mencatat koreksi lebih dalam sebesar 2,98%. Adapun bursa Eropa mengalami penguatan.

Maxi Liesyaputra, Research Analyst BNI Sekuritas menambahkan, pada perdagangan kemarin bursa Asia Pasifik bergerak variatif dimana sebagian besar menguat. Adapun bursa-bursa yang menguat diantaranya Nikkei dan Hang Seng. Sedangkan bursa yang megalami koreksi antara lain adalah BEI dan TSEC Weighted Index.

“Pergerakan yang variatif ini terjadi di tengah pertimbangan investor terhadap kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain China memberikan sinyal untuk melonggarkan kebijakannya dalam mengatasi Covid -19,” jelas Maxi.

Investor dapat mencermati saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan rekomendasi buy 7.250/7.300 target 7.400/7.559 stop loss di bawah 7.025. Kemudian saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan rekomendasi buy 4.000-4.030 target 4.090/4.170 stop loss di bawah 3.880.

Investor juga dapat memantau saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan rekomendasi buy 4.000-4.020 target 4.100/4.160 stop loss di bawah 3.900. Aksi buy juga bisa dilakukan pada saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) pada harga 2.880-2.900 target 2.960/3.000 stop loss di bawah 2.800.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru