Sabtu, Juli 20, 2024
29 C
Jakarta

IHSG Rawan Koreksi, BNI Sekuritas: Cermati Saham-saham ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Menutup perdagangan di bulan September 2022, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan rawan koreksi. Setelah gagal bertahan di atas 7.073, IHSG kembali rawan koreksi terbatas dari candle lower low,

Secara teknikal, kondisi menunjukkan oversold. IHSG berada dalam trend bearish, selama di bawah 7.148. sementara itu, IHSG closing di bawah 5 day MA (7.106). Indikator MACD netral, stochastic oversold, closed di bawah 7.050 (60 day MA), candle lower low.

“Level resistance pada perdagangan Jumat (30/9) berada di level 7.050,7.135, 7.179, 7.225, dengan support 7.015, 6.968, 6.902, 6.866. Perkiraan range perdagangan hari ini berada di 6.990 – 7.080,” terang Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar dalam riset, Jumat (30/9)

Sebagai perbandingan, IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 7.036,198 pada perdagangan Kamis (29/9). Dalam sepekan, IHSG terkoreksi 1,98%.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengatakan, bursa regional Asia Pasifik mencatat pergerakan yang beragam pada perdagangan Kamis (29/9). Nikkei dan All Ordinaries masing-masing menguat 0,95% dan 1,51%.

Dari sisi ekonomi, Singapura melaporkan kenaikan ekspor sebesar 14,1% year-on-year (YoY) pada Agustus 2022. Sementara hari ini (30/9), India akan menetapkan suku bunga yang diperkirakan akan naik 50 basis poin (bps)

Sejalan, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 1,54%, begitu juga dengan S&P 500 yang turun signifikan 2,11%. Sementara indeks Nasdaq terkoreksi lebih dalam 2,84%. Saham Apple mengalami penurunan sekitar 5% di tengah kekhawatiran akan berkurangnya permintaan. AS mengumumkan pertumbuhan ekonomi sebesar -0,6% secara kuartalan (QoQ) pada kuartal kedua 2022, sesuai perkiraan.

Bursa Eropa mencatat pelemahan, seperti FTSE 100 dan DAX Performance Index yang masing-masing terkoreksi 1,77% dan 1,71%. Inggris dijadwalkan akan menyampaikan laporan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2022 pada Jumat (30/9), yang diperkirakan mencapai 2,9% year-on-year (YoY) dan -0,1% QoQ.

Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk perdagangan Jumat (30/9)

1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
Resistance : Rp 1.750, Rp 1.800, Rp 1.840, Rp 1.875.
Support: Rp 1.685, Rp 1.650, Rp 1.610, Rp 1.555.
Rekomendasi: BUY Rp 1.685 – Rp 1.710, target Rp 1.750, Rp 1.800. Stop loss di bawah Rp 1.610.

2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
Resistance : Rp 3.960, Rp 4.040, Rp 4.120, Rp 4.250.
Support: Rp 3.830, Rp 3.760, Rp 3.700, Rp 3.590.
Rekomendasi: BUY ON SUPPORT target Rp 3.960, Rp 4.040. Stop loss di bawah Rp 3.700

3. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
Resistance : Rp 256, Rp 264, Rp 272, Rp 288.
Support: Rp 244, Rp 234, Rp 226, Rp 210.
Rekomendasi: BUY Rp 240 – Rp 246, target Rp 264, Rp 272. Stop loss di bawah Rp 232.

4. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)
Resistance : Rp 3.980, Rp 4.040, Rp 4.150, Rp 4.270.
Support: Rp 3.910, Rp 3.850, Rp 3.750, Rp 3.630.
Rekomendasi: BUY di atas Rp 3.950, target Rp 4.000, Rp 4.100. Stop loss di bawah Rp 3.850.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru