Laba Bersih Sinergi Inti Plastindo (ESIP) Melesat 241% pada Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) membukukan laba periode berjalan sebesar Rp1,72 miliar per 31 Maret 2026. Angka ini melonjak tajam 241,15% jika dibandingkan laba periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp503 juta.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per Maret 2026, kenaikan laba bersih ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan dan efisiensi biaya produksi. Penjualan neto ESIP tercatat mencapai Rp14,72 miliar. Nilai tersebut tumbuh 4,03% dari Rp14,15 miliar pada kuartal I 2025.

Penjualan perseroan sepanjang kuartal I 2026 didominasi oleh produk jenis HDPE senilai Rp10,09 miliar. Sementara itu, produk jenis LDPE/LLDPE menyumbang pendapatan sebesar Rp4,63 miliar. Seluruh penjualan ini berasal dari pelanggan domestik.

Manajemen ESIP juga sukses menekan beban pokok penjualan. Pos biaya ini turun menjadi Rp11,92 miliar dari sebelumnya Rp12,92 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Alhasil, laba bruto perseroan terkerek naik secara signifikan menjadi Rp2,80 miliar, dibanding Rp1,23 miliar pada tahun 2024.

Efisiensi juga terlihat pada beban keuangan yang menyusut drastis. Perseroan hanya mencatatkan beban keuangan Rp7,88 juta, turun jauh dari Rp39,27 juta pada kuartal I 2025. Adapun beban usaha mengalami kenaikan tipis menjadi Rp766,53 juta dari sebelumnya Rp709,08 juta.

Dari sisi neraca keuangan, kekuatan fundamental ESIP terlihat stabil. Total aset perseroan per 31 Maret 2026 mencapai Rp103,05 miliar. Angka ini meningkat 1,95% jika dibandingkan posisi per 31 Desember 2025 sebesar Rp101,08 miliar.

Peningkatan aset terutama didorong oleh kenaikan piutang usaha neto menjadi Rp8,16 miliar. Selain itu, persediaan perseroan tercatat sebesar Rp25,74 miliar pada akhir Maret 2026.

Jumlah liabilitas ESIP per Maret 2026 tercatat sebesar Rp3,23 miliar, naik dari Rp2,98 miliar pada akhir tahun 2025. Sementara itu, total ekuitas perseroan tumbuh menjadi Rp99,82 miliar dari sebelumnya Rp98,10 miliar.

Hingga saat ini, perseroan tetap fokus pada industri barang plastik untuk pengemasan. Lokasi pabrik utama berada di Komplek Kapuk Lestari, Jakarta Utara dan Tigaraksa, Banten. Seluruh saham perusahaan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Laba Bersih DSNG Tumbuh 16,92% Menjadi Rp430,44 Miliar pada Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)...

Laba Bank Banten Tumbuh 25,58% di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda)...

Bank Jago Bukukan Laba Bersih Rp86 Miliar di Kuartal I-2026, Tumbuh 42%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Jago Tbk (ARTO) berhasil...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru