Sabtu, Juli 20, 2024
30.9 C
Jakarta

Kecewa Berat, Bursa Saham Wall Street Rontok Berjamaah!

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa saham Wall Street ditutup melemah tajam pada penutupan perdagangan hari Selasa (13/9) waktu setempat. Menurut Dimas Wahyu – Analis Bahana Sekuritas, rontoknya Bursa AS secara berjamaah ini karena para pelaku pasar kecewa dengan data inflasi AS yang baru saja dirilis.

“Bursa saham Wallstreet ditutup melemah tajam setelah rilis data CPI AS sebesar 8.3% (YoY) lebih tinggi diatas ekspektasi analis 8.1%,” ujarnya, dalam laporan riset di Jakarta, Rabu (14/09).

Hal senada dikemukakan oleh Hariyanto Wijaya, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia. Menurutnya, penurunan indeks ekuitas AS secara tajam pada hari Selasa kemarin, merupakan yang terburuk sejak tahun 2020.

Hariyanto mengatakan, Indeks Harga Konsumen (CPI) AS membawa kejutan negatif, karena inflasi AS secara tak terduga meningkat 0.1% MoM di bulan Agustus (dibandingkan perkiraan konsensus penurunan 0.1%MoM).

“Meskipun ada penurunan harga gas. Secara YoY, inflasi AS juga lebih tinggi dari yang diharapkan karena meningkat sebesar 8.3%YoY (dibandingkan perkiraan konsensus 8.1%YoY),”paparnya.

Memang, inflasi AS turun dari 8.5% YoY di bulan Juli, menjadi 8,3% pada Agustus. Namun, inflasi masih jauh di atas target Fed 2%. Data inflasi AS merupakan data utama terakhir sebelum pertemuan kebijakan The Fed pada 21 September.

“Investor menjadi risk-off karena kemungkinan kenaikan suku bunga 75 bps ketiga berturut-turut pada pertemuan kebijakan berikutnya meningkat. Hasil pada treasury AS 2-tahun yang lebih sensitif terhadap Fed meningkat 19bps menjadi 3.75%, level tertinggi sejak November 2007,” imbuhnya.

Setali tiga uang dengan apa yang dilontarkan Maxi Liesyaputra, Research Analyst BNI Sekuritas. Ia mengemukakan data inflasi AS sebesar 8,3% YoY pada Agustus 2022, di atas ekspektasi para pelaku pasar sebesar 8,1% YoY.

“Hal ini mengurangi harapan investor agar the Fed akan melakukan langkah yang kurang agresif,” jelasnya.

Kemarin Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) ditutup melemah signifikan 3,94%,  Hal yang sama juga terjadi dengan S&P 500 dimana mengalami koreksi 4,32%,. Sementara itu, indeks Nasdaq anjlok  lebih dalam lqgi sebesar 5,16%.

Artikel Terkait

Wall Street Menghijau, Investor Tunggu Laporan Tenaga Kerja dan Laba!

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street menghijau pada penutupan perdagangan Kamis...

Wall Street Berakhir Beragam. Komentar Bos The Fed Bikin Terbang Dow Jones!

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street mengalami hari yang bergejolak pada...

The Fed Beberkan Alasan Pertahankan Suku Bunga. Apa Saja?

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON.DC) – Bank sentral Amerika Serikat (AS), yang...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru