Kinerja Astra Otoparts Akan Tumbuh Lebih Tinggi Hingga Akhir Tahun 2025, Didukung Sektor Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen emiten komponen otomotif PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) optimistis bahwa bisnis Perseroan akan lebih baik hingga akhir tahun 2025 ini. Optimisme ini telah tergambar dalam laporan kinerja AUTO sepanjang Januari sampai dengan September 2025. Hal itu dikemukakan Hamdhani Dzulkarnaen Salim, Presiden Direktur AUTO dalam public expose di Jakarta, Jumat (31/10/2025).

“Kami optimistis di tahun 2025, kinerja Perseroan akan tumbuh lebih baik. Kami yakin menutup tahun ini lebih baik dari tahn lalu. Beberapa alasan misalnya, kami tumbuh didukung oleh sektor after market. Ini didukung oleh outler baru dan strategi penjualan dan customer baru,” katanya.

Selain itu, Perseron terus menambah portofolio dan terus mendorong ekspor melalui anak perusahan di luar negeri. “Perseroan optimistis akan menccapai rekor baru baik di top line maupun bottom line hingga akhir tahun ini,” katanya.

Di bisnis perdagangan, AUTO bertumbuh pesat. Ini tentunya didukung oleh market yang dibutuhkan di Indonesia. Perseroan juga terus melakukan inovasi dan pengembangan sesui dengan kebutuhan pasar. Perseroan, misalnya melakukan diversifikasi di alat kesehatan, pengambangan di industri alat berat guna mendukung sektor pertambangan, dan kendaraan listrik.

“Di divisi pengembangan produk, AUTO terus menambah portofolio dengn menambah produk-produk baru dan customer baru, sehingga AUTO ke depan akan terus menumbuhkan manufacturing,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Targetkan Pendapatan Rp79,3 Miliar di 2026, TNCA Siap Ekspansi dan Optimalisasi Pelanggan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA)...

Direktur BYAN Neill Russel John Divestasi 3 Juta Saham Perusahaan Rp36 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Neill Russel John,  Direktur PT Bayan Resource Tbk...

IHSG Pagi Ini Ambruk Lagi 1,64% ke 6.746,730 Menyusul Langkah MSCI Coret 6 Saham dari Index

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru