spot_img

Pasang Harga IPO Rp312-Rp468, Kentanix Supra International Incar Dana Rp150 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX), calon emiten bidang pembangunan kawasan perumahan (real estate) berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) sebanyak 320.674.800 saham dengan nilai nominal Rp100 per unit.

Berdasarkan prospektus rencana penawaran umum perdana saham Perseroan dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/12/2024),  jumlah tersebut mencapai 15% dari saham disetor Perseroan setelah IPO.

Penawaran umum saham KSIX pada 2-6 Januari 2025. Penjatahan saham KSIX dan distribusi saham secara elektronik pada 6 dan 7 Januari 2025. Pencatatan saham KSIX di Bursa Efek Indonesia pada 8 Januari 2025. Sementara bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi IPO KSIX adalah  PT UOB Kay Hian Sekuritas.

Harga perdana saham KSIX dipatok Rp312-Rp648 per unit. Sehingga, calon emiten di bidang pembangunan kawasan perumahan tersebut berpeluang mendapatkan tambahan modal sebesar Rp100,05 miliar – Rp150,07 miliar.

Seluruh dana hasil IPO setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi , sekitar 59,42% akan digunakan Perseroan sebagai modal kerja untuk pembangunan infrastruktur, termasuk cut and fill (perataan tanah) dan pembangunan rumah di 2  proyek yang sudah ada sebelumnya, yaitu Grand Nusa Indah dan Adhigana – Grand Nusa Indah (GNI), serta pembangunan infrastruktur di proyek baru, Adhigana – Perluasan.

Sementara, sekitar 27,84% akan digunakan Perseroan sebagai setoran modal kepada SPB dalam rangka modal kerja untuk pembangunan infrastruktur, termasuk cut and fill (perataan tanah) dan pembangunan rumah yang sudah ada sebelumnya, yaitu Vila Bogor Indah 6.

Adapun, sisanya akan digunakan untuk biaya operasional Perseroan dalam menjalankan kegiatan usaha Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada biaya marketing dan biaya proyek yang terdiri dari biaya keperluan kantor di lokasi proyek (pemeliharaan proyek yang meliputi antara lain pemeliharaan lingkungan dan keamanan, listrik, PDAM, telepon dan Perawatan taman serta sewa kantor). (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Suspensi Dicabut, Saham ZATA Kembali Diperdagangkan Mulai 22 Juli 2026

STOCKWATCH.ID(JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut penghentian...

Baru Saja IPO, BEI Pantau Ketat Pergerakan Saham JELI! Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan status...

Baru Sehari Dibuka, BEI Kembali Suspensi Saham Ini di Tengah Kabar Calon Pengendali Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru