spot_img

Penuhi Kewajiban Free Float, BEI Cabut Suspensi Saham Kedoya Adyaraya (RSGK)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan saham PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) di Pasar Reguler Periodic Call Auction dan Pasar Tunai Periodic Call Auction mulai Sesi I Call Auction Perdagangan Efek hari ini, Rabu 25 Maret 2026.

“Pencabutan suspensi saham RSGK ini dengan mempertimbangkan telah terpenuhinya seluruh kewajiban Perseroan yang menjadi penyebab dilakukannya penghentian sementara Perdagangan Saham RSGK,” tulis Teuku Fahmi Ariandar, Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat dalam keterangannya.

Pencabutan suspensi saham RSGK, menurut Teuku,  sehubungan dengan Pengumuman Bursa Efek Indonesia (“Bursa”) nomor Peng-S-00003/BEI.PLP/01-2025 tanggal 31 Januari 2025 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek mengenai Sanksi Pemenuhan Saham Free Float per 31 Desember 2024;

  1. Pengumuman Bursa nomor Peng-S-00007/BEI.PLP/04-2025 tanggal 30 April 2025 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek mengenai Sanksi Pemenuhan Saham Free Float per 31 Maret 2025;
  2. Pengumuman Bursa nomor Peng-S-00016/BEI.PLP/07-2025 tanggal 31 Juli 2025 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek mengenai Sanksi Pemenuhan Saham Free Float per 30 Juni 2025;
  3. Pengumuman Bursa nomor Peng-S-00027/BEI.PLP/10-2025 tanggal 31 Oktober 2025 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek mengenai Sanksi Pemenuhan Saham Free Float per 30 September 2025;
  4. Pengumuman Bursa nomor Peng-S-00003/BEI.PLP/01-2026 tanggal 30 Januari 2026 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek mengenai Sanksi Pemenuhan Saham Free Float per 31 Desember 2025;
  5. Surat PT Kedoya Adyaraya Tbk nomor 005/DIR-KA-CORSEC/III/2026 tanggal 13 Maret 2026 perihal Pemenuhan Free Float dan Permohonan Pencabutan Suspensi Saham PT Kedoya Adyaraya Tbk (“Perseroan)

Teuku meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh manajemen Perseroan.  (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

BUMI Tidak Bagikan Dividen 2025, Pemegang Saham Setujui Perubahan Direksi dan Komisaris

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memutuskan...

Batulicin Nusantara (BESS) Tebar Dividen Rp4,36 per Saham, Catat Tanggal Cum Date

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –PT Batulicin Nusantara Maririm Tbk (BESS) tengah...

Respons OJK atas Market Classification Review 2026 MSCI: Reformasi Pasar Modal Terus Diperkuat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru