PP Persero (PTPP) Siap Divestasi 81% Saham PP Infrastruktur, Simak Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT PP Persero Tbk (PTPP) berencana melakukan divestasi terhadap  81% saham PT PP Infrastruktur (PPIN), anak usaha dengan kepemilikan 99,15% saham ke PT Varsha Zamindo Laksana (VZL). Setelah transaksi ini, porsi saham PTPP dalam PPIN turun menjadi 18,15% dari sebelumnya 99,15%.

Direksi PTPP dalam keterbukaan informasi, Rabu 12 November 2025 mengemukakan, nilai rencana transaksi  berdasarkan penawaran adalah sebesar Rp1,41 triliun. Divestasi saham PPIN ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi beban keuangan Perseroan  ke depan.

Menurut Direksi, dana hasil divestasi akan menambah likuiditas karena berkurangnya utang dan terdapat peningkatan dari sisi profitabilitas karena berkurangnya beban keuangan. Selain itu, dana hasil divestasi dapat meningkatkan arus kas bagi operasional Perseroan dan/atau dapat digunakan untuk mengembangkan usaha bisnis inti.

Direksi mengatakan, divestasi ini juga membuat PTPP mampu meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas proyek untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. PTPP dapat melakukan penataan kembali portofolio dengan melakukan divestasi saham dari portofolio sehingga lebih fokus pada bisnis inti.

“Dengan optimalisasi struktur perusahaan, perseroan dapat meningkatkan kinerja, mengurangi biaya, dan meningkatkan kemampuan bersaing di pasar,” tulis Direksi PTPP dalam keterbukaan informasi, Rabu 12 November 2025..

Seperti diketahui, PT PPIN merupakan salah satu anak perusahaan dari PT PP Persero Tbk (PTPP) yang lahir pada awal tahun 2016. Fokus utama PPIN adalah pengelolaan aset perusahaan induk dan investasi dalam beberapa proyek infrastruktur yang sangat prospektif di tanah air.

PPIN akan berfokus kepada pengembangan SPAM, Infrastruktur Telekomunikasi (Fiber Optik), Jalan Tol, Infrastruktur Jaringan Gas, Infrastruktur Logistik, dan Pelabuhan untuk mencapai pertumbuhan perusahaan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Jawab BEI, Petrosea (PTRO) Ungkap Alasan Lepas KMS Senilai Rp1,73 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Petrosea Tbk (PTRO) memberikan penjelasan...

Besok, KPI Tender Sukarela 1,712% Saham MNC Energy Investment (IATA) senilai Rp53,002 Miliar

STOCKATCH.ID (JAKARTA) – PT Karya Pacific Investama (KPI), bidang...

Astra Otoparts (AUTO) Cairkan Dividen Rp170 per Saham pada 18 Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tunai PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru