Minggu, Desember 7, 2025
29 C
Jakarta

Rugi Indofarma Naik 10,7% jadi Rp120,3 Miliar pada Semester I 2023

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indofarma Tbk (INAF) masih merugi Rp120,3 miliar pada semester I 2023, naik 10,7% jika dibandingkan Rp90,7 miliar pada periode sama 2022.

Menurut laporan keuangan INAFI per Juni 2023 yang diumumkan Rabu (2/8), penjualan bersih emiten BUMN farmasi itu mencapai Rp363,96 miliar pada Januari-Juni 2023, turun 36,59% dari Rp574,05 miliar pada Januari-Juni 2022.

Seiring penjualan, beban pokok penjualan (BPP) INAF juga turun 30,28% jadi Rp350,36 miliar pada semester I 2023, dari Rp502,55 miliar semester I 2022. Namun, laba kotor INAF anjlok 80,97% jadi Rp13,6 miliar, dari Rp71,5 miliar semester I 2022.

Setelah dikurangi beban usaha, emiten bdan usaha milik negara (BUMN) di bidang farmasi beraset Rp1,55 triliun per Juni 2023 itu menderita rugi usaha sebesar Rp106,32 miliar pada Januari-Juni 2023, meningkat 43,02%  dibanding rugi Rp74,33 miliar pada periode sama 2022.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IPO RLCO Resmi Senin Besok, Investor Wajib Tahu Aturan Lock Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan...

Banjir Surat Utang! 18 Perusahaan Antre di Bursa, Sektor Keuangan Paling Ngegas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) —Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat antrean penerbitan...

Sepi Peminat? Cuma 1 Emiten Masuk Antrean Rights Issue di Akhir Tahun, Ini Sektornya!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) —Bursa Efek Indonesia (BEI) membeberkan data terbaru...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru