Tambah Modal Kerja, Adi Sarana (ASSA) Tarik Pinjaman Rp240 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) memperoleh fasilitas pembiayaan  sebesar Rp240 miliar dari PT Bank CTBC Indonesia (CTBC). Demikian dikemukakan oleh Jerry Fandy Tunjungan, Corporate Secretary ASSA dalam laporan keterbukaan informasi ke BEI, Jumat 8 Mei 2026.

Menurut Jerry, fasilitas pembiayaan Bank CTBC ini berupa Term Loan tersebut ditandatangani oleh para pihak pada tanggal 8 Mei 2026. Namun, Jerry tidak menyebutkan,  berapa tingkat bunga maupun tenor pinjaman bank tersebut.

“Fasilitas pembiayaan bank ini akan digunakan untuk menambah modal kerja Perseroan dalam rangka pembelian unit kendaraan untuk disewakan kepada pelanggan Perseroan,” tulis Jerry dalam keterangan tertulisnya.

Jerry pun optimistis, perolehan fasilitas pembiayaan Bank CTBC untuk penambahan armada ini dapat meningkatkan pendapatan Perseroan. “Ini akan mendorong pertumbuhan pendapatan Perseroan ke depan,” katanya.

Hingga kuartal I 2026, ASSA membukukan pendapatan sebesar Rp1,54 triliun, meningkat 11% dari pendapatan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,39 triliun. Kenaikan pendapatan ini didukung oleh penguatan pilar bisnis logistik serta performa stabil di lini rental korporasi dan penjualan kendaraan bekas menjadi penggerak utama pertumbuhan pendapatan Perseroan periode ini.

Pertumbuhan pendapatan disertai dengan meningkatnya beban pokok pendapatan, beban operasi, dan beban lainnya. Hal ini menyebabkan laba sebelum pajak ASSA turun 3,35% menjadi Rp179,64 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp185,86 miliar kuartal I 2025. Adapun laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk susut 3,22% menjadi Rp98,47 miliar pada kuartal I 2026 dibandingkan Rp101,75 miliar pada kuartal I 2025. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

SIMP, APLN dan AADI, Masuk 5 Saham Top Losers Pekan Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam pekan...

Semen Indonesia (SMGR) Bagikan Seluruh Laba 2025 Jadi Dividen Rp190,84 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)...

Perusahaan Singapura Kuasai 35,85% Saham NINE, Kepemilikan Publik Capai 59%

STOCKWATCH (JAKARTA) – PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) merilis...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru