back to top

Semester I 2023, Pefindo Terima Mandat Pemeringkatan Surat Utang Rp61,3 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah menerima mandat untuk memeringkat surat utang korporasi senilai Rp61,3 triliun hingga Juni 2023. Hal itu disampaikan oleh Irmawati Amran, Direktur Utama Pefindo, di Jakarta, ditulis Selasa (10/7/2023).

Menurut Irmawati, surat utang yang berasal dari 41 perusahaan tersebut, sebagian telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan institusi, sebanyak 23 perusahaan pemberi mandat itu merupakan korporasi non-BUMN dengan total emisi mencapai Rp36,640 triliun. Adapun 18 perusahaan sisanya dengan total penerbitan sebanyak Rp24,7 triliun adalah BUMN dan anak usaha serta BUMD.

Irmawati menjelaskan, bila dirinci berdasarkan jenis surat utang yang ditawarkan emiten kepada investor, itu antara lain terdiri dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi senilai Rp25,7 triliun. Berikutnya, obligasi sekitar Rp14,1 triliun. Selain itu, Pefindo juga menerima mandat pemeringkatan sukuk Rp10,5 triliun, PUB sukuk senilai Rp5,9 triliun, dan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) sebesar Rp4,6 triliun. Terakhir, mandat yang diperoleh adalah memeringkat instrument investasi sekuritisasi sebesar Rp600 miliar.

Dari 41 perusahaan yang memberi mandat kepada Pefindo, demikian Irmawati, tujuh diantaranya berasal dari sektor multifinance dengan jumlah total emisi mencapai Rp5,6 triliun. Kendati miltifinance merupakan perusahaan yang paling banyak menerbitkan surat utang, namun bila dilihat dari sisi jumlahnya, emisi, terbesar datang dari sektor industri bubur kertas dan tissue sebesar Rp16,6 triliun yang melibatkan tiga perusahaan.

Untuk diketahui, sepanjang semester pertama tahun ini, jumlah penerbitan surat utang nasional mencapai Rp46,311 triliun, lebih rendah 36,3% ketimbang  Rp72,7triliun pada periode yang sama tahun 2022. Dari jumlah tersebut, mandat yang diterima Pefindo mencapai Rp31,446 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pendapatan Turun, Laba Golden Energy (GEMS) Anjlok 45,49% pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) membukukan...

Turun 16,77%, Bayan Resources (BYAN) Cetak Laba US$767,91 Juta pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mncatat laba...

Jasa Marga (JSMR) Bukukan Laba Bersih Rp3,65 Triliun pada 2025, Turun 19,26%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kinerja keuangan emiten operator jalan tol yakni,...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru