BNI Sekuritas: Indeks Berpotensi Zona Hijau, Pantau Saham Pilihan Ini

STOCKWATCH (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini setelah pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 7.178,59 atau naik 0,27%.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal indeks berpeluang melanjutkan penguatan namun terbatas dalam pola konsolidasi, dari candle hanging man dan closed di atas 5 day MA.

“Trend bullish, selama di atas 7.021. IHSG closing di atas 5 day MA (7.155). Indikator MACD bullish, stochastic oversold, masih dalam pola bullish channel & symmetrical triangle, candle hanging man. Selama di atas support 7.021 – 7.064, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 (DONE)- 7.175 (DONE) – 7.218 (DONE)/7.258. Dominan power buy. Range breakout berada di 7.016 – 7.258,” ujar Andri dalam risetnya, Kamis (1/9).

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di 7.194/7.230/7.258/7.298, sementara level support berada di 7.155/7.120/7.105/7.064, dengan perkiraan range 7.120 – 7.230.

Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, pada perdagangan kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,88%, begitu juga dengan S&P 500 yang terkoreksi 0,78%, sementara indeks Nasdaq juga turun sebesar 0,56%.

“Penurunan indeks terjadi karena investor mempertimbangkan upaya The Fed dalam mengatasi inflasi. Ketua The Fed telah menyatakan komitmennya untuk mengatasi inflasi dan akan terus menaikkan suku bunga,” jelas Maxi.

Kemudian, bursa Asia Pafik mengalami pergerakan yang beragam (sebagian besar terkoreksi) mengikuti pergerakan bursa AS pada malam sebelumnya. Nikkei dan Shenzen Index terkoreksi, sementara BEI dan Hang Seng menguat.

Investor dapat mencermati saham BMRI dengan rekomendasi buy 8.750 – 8.850 target 8.975/9.075 stop loss di bawah 8.575/8.350. Kemudian saham ICBP direkomendasikan speculative buy target 8.500/8.600 stop loss di bawah 8.025.

Investori juga dapat mencermati saham ADRO dengan strategi investasi buy di atas 3.540 target 3.610/3.630 stop loss di bawah 3.450 dan saham MDKA dengan strategi buy 4.260-4.280 target 4.320/4.350 stop loss di bawah 4.100.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dividen HEAL Rp207,44 Miliar Siap Cair 22 Mei 2026, Investor Dapat Rp13,5 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) akan...

IHSG Sesi I Turun 0,15% ke 7.095,581, IDXNONCYC Turun Terbesar 1,19%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Merajut Mimpi Sejahtera Lewat PINTAR: Wajah Baru Investasi Reksa Dana Indonesia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) tampak...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru