Investasi Rp52,22 Miliar, Anak Usaha Erajaya Bentuk Perusahaan Patungan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)  melalui anak usahanya, PT Era Sukses Abadi (ESA), bersama dengan perusahaan konsultasi manajemen, PT Perjuangan Anak Muda (PAM) telah menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan pada 29 Oktober 2024.

Amelia Allen, Sekretaris Perusahaan ERAA dalam keterangan tertulis, Rabu (30/10/2024) mengemukakan, perusahaan patungan tersebut bernama PT Mitra Belanja Selalu (MBS). Adapun MBS,  berfokus menjalankan kegiatan usaha di bidang aktivitas perusahaan holding dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

Menurut Amelia, modal disetor PT Mitra Belanja Selalu (MBS) sebesar Rp102,4 miliar terbagi dalam 102.400 saham. Komposisi pemegang saham PT Mitra Belanja Selalu (MBS), adalah PT Era Sukses Abadi (ESA) sebesar 50% dan PT Perjuangan Anak Muda (PAM) sebesar 49%. Adapun ESA mengucurkan dana sebesar Rp52,22 miliar untuk pembentukan perusahaan patungan MBS tersebut.

“Dengan dibentuknya Perusahaan Patungan akan memberikan dampak pada bertambahnya lini bisnis yang dimiliki oleh Perseroan,” tulis Amelia.

Sekedar informasi, PT Era Sukses Abadi (ESA) merupakan perusahaan terkendali dengan kepemilikan langsung oleh ERAA sebanyak 99,99% saham. Sedangkan PT Perjuangan Anak Muda (PAM) merupakan  Perusahaan yang yang menjalankan kegiatan usaha di bidang aktivitas konsultasi manajemen.

Mengutip laporan keuangan per September 2024, ERAA membukukan penjualan Rp48,61 triliun pada Januari-September 2024, meningkat  13,5% dari Rp42,81 triliun pada periode  sama 2023.

Dari penjualan tersebut, emiten distributor produk telekomunikasi beraset Rp23,55 triliun per September 2024 itu mencatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp791,16 miliar pada Januari-September 2024. Jumlah laba ini melonjak 59,8% jika dibandingkan Rp494,83 miliar pada Januari-September 2023. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Transaksi Jumbo! Pengendali NSSS Divestasi 5,5% Saham Perusahaan Rp1,048 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Samuel Tumbuh Bersama (STB), salah satu pemegang...

OJK Gelar Fit and Proper Test Direksi BEI, Nama Terpilih Diumumkan Paling Lambat 22 Juni

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan tengah memproses...

MSCI Masih Freeze Indonesia, OJK Justru Incar Bursa RI Naik ke Developed Market

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pasar...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru