back to top

BEI Kembali Hentikan Perdagangan Saham Tiga Emiten Ini! Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara (suspens1) perdagangan saham tiga emiten. Langkah ini diambil setelah terjadinya lonjakan harga yang signifikan pada saham-saham tersebut. Tujuannya adalah untuk melindungi investor dan menjaga stabilitas pasar saham.

Adapun ketiga emiten yang sahamnya disuspen adalah PT Perdana Bangun Pusaka Tbk. (KONI), PT Solusi Kemasan Digital Tbk. (PACK), dan PT Golden Flower Tbk. (POLU). Penghentian ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dimulai pada sesi I, dan akan berlangperdagangan sung hingga ada pengumuman lebih lanjut dari BEI.

Tidak hanya saham, BEI juga menggembok  perdagangan waran seri I (PACK-W) dari PACK. Keputusan ini berlaku di seluruh pasar mulai sesi I tanggal 7 November 2024 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut.

Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menjelaskan, suspensi ini dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, “Memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,” ujarnya, dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (7/11/2024).

BEI juga mengimbau agar semua pihak memperhatikan keterbukaan informasi yang diberikan oleh masing-masing perusahaan. Hal ini penting agar investor dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang akurat dan transparan. “Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” pungkas Aji.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Diminta BEI Ungkap Sosok Pemilik Manfaat Akhir, Ini Jawaban Manajemen UNTD

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD)...

Pengendali INET Borong 62,9 Juta Saham di Atas Harga Pasar, Nilainya Rp24,91 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Abadi Kreasi Unggul Nusantara kembali memperkuat...

Butuh Modal Kerja, Diagnos Laboratorium Gelar Private Placement 125 Juta Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) berencana...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru