Tiga Anak Usaha TAPG Lakukan Transaksi Afiliasi Senilai Rp100 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direksi PT Yudha Wahana  Abadi (YWA), Direksi PT First Lamandau Timber International  (FLTI),  dan Direksi PT Sukses Karya Mandiri (SKM), ketiganya merupakan  anak usaha PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), telah menandatangani perjanjian pinjaman senilai Rp100 miliar pada 27 Desember 2024. Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi atau transaksi utang piutang antar anak usaha Perseroan.

Joni Tjeng, Sekretaris Perusahaan TAPG  dalam keterbukaan informasi, Senin (30/12/2024) mengemukakan, berdasarkan perjanjian hutang piutang yang dibuat antara YWA dengan FLTI dan SKM, nilai fasilitas pinjaman yang diberikan, masing-masing maksimum sebesar Rp100 miliar.

Namun, Joni tidak menjelaskan perihal tingkat bunga dan tenor pinjaman. Bahkan Joni juga tidak menyebutkan, tujuan penggunaan pinjaman oleh para peminjam.

Menurut Joni, transaksi pemberian pinjaman oleh YWA kepada FLTI dan SKM tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan usaha para pihak ke depan.

Sekedar informasi, YWA merupakan perusahaan terkendali Perseroan melalui PT Agro Multi Persada (AMP) dengan kepemilikan saham mencapai 99,99% saham. Adapun sebesar 99,93% saham AMP dimiliki oleh TAPG. FLTI adalah perusahaan terkendali Perseroan melalui AMP dengan kepemilikan 99,99% saham.

Sementara SKM merupakan perusahaan terkendali dari Perseroan melalui AMP dengan kepemilikan saham sebesar 99,99%. Transaksi tersebut di atas merupakan transaksi afiliasi antara anak-anak perusahaan Triputra Agro Persada (TAPG).

Pada Januari-September 2024, TAPG mencatat pendapatan bersih sebesar Rp6,24 triliun, naik 3,37% dari Rp6,03 triliun pada periode sama 2023. Dari pendapatan tersebut, Perseroan membukukan laba Rp1,61 triliun pada Januari-September 2024, melonjak 46,57% dari Rp1,10 triliun pada periode sama 2023. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

APRDI Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana, Dorong Masyarakat Berinvestasi Rutin Terencana

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Peluncuran Program Investasi Terencana dan Berkala...

Medialoka Hermina (HEAL) Guyur Dividen Rp13,5 per Saham, Catat Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Emiten pengelola rumah sakit, PT Medialoka Hermina...

Eddy Harsono Handoko Mundur dari Preskom Multi Prima Sejahtera, Tunggu Keputusan RUPS Besok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru