Tambah Kepemilikan, Robby Adijaya Caplok 10,185 Juta Saham WOWS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Robby Adijaya, pemegang saham individu PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) memborong  10.185.400 lembar saham emiten  penyedia layanan penyewaan rig tersebut. Pembelian saham WOWS dilakukan pada 01 Maret 2025 – 18 Maret 2025 melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Disebutkan dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Kamis (20/3/2025), tujuan Robby Adijaya mencaplok 10,185 juta saham WOWS adalah untuk menambah investasi dengan kepemilikan saham langsung.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Robby Adijaya terhadap saham WOWS meningkat jadi  247.572.000 (10%), dari sebelumnya 237.386.600 (9,59%) saham.

Sekedar informasi, WOWS membukukan pendapatan bersih Rp127,75 miliar pada kuartal III/2024, tumbuh 36,97% dari Rp93,27 miliar pada periode sama 2023. Meski pendapatan tumbuh, emiten penyedia layanan penyewaan rig beraset Rp663,15 miliar per September 2024 itu masih merugi sebesar Rp2,95 miliar pada kuartal III/2024, turun 69,44% dari rugi Rp9,67 miliar pada kuartal III/2023.

PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) didirikan pada tahun 2011. Perusahaan ini menyediakan layanan penyewaan rig, sumber daya manusia untuk operasi rig workover and well services (WOWS), serta pemeliharaan proyek sumur minyak dan gas.

Rig adalah mesin bor yang digunakan di pertambangan dan industri lainnya. Perusahaan masih terus berkembang dan saat ini memiliki total 9 unit rig untuk disewakan. Salah satu klien utama adalah Pertamina EP. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bersiap Delisting 18 Emiten, Bagaimana BEI Mengawal Eksekusi Buyback Demi Investor Publik?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menghapus...

OJK Perkuat Regulasi Tata kelola dan Pengawasan Industri Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat...

Porsi Asing Kalahkan Investor Lokal, Entitas Ini Kuasai 84,09% Saham PANI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru