STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pendapatan PT AKR Corporindol Tbk (AKRA) naik 4,53% jadi Rp10,25 triliun pada kuartal I 20245, dari Rp9,81 triliun pada periode sama tahun 2024. Pendapatan AKRA pada kuartal I 2025 didominasi oleh kontrak dengan pelanggan yakni Rp10,18 triliun , sekitar 99,28% dari total pendapatan.
Kendati pendapatan naik, laba emiten distribusi bahan bakar minyak (BBM), gas dan bahan kimia beraset Rp32,64 triliun per Maret 2025 itu turun 5,07% menjadi Rp565,21 miliar (Rp28,63 per saham) pada kuartal I 2025, jika dibandingkan Rp595,45 miliar (Rp30,17 per saham) pada kuartal I 2024.
Penurunan laba di tengah kenaikan pendapatan AKRA, menurut laporan keuangan per Maret 2025 yang dipublikasikan Jumat (25/4/2025), disebabkan antara lain oleh meningkatnya beban pokok pendapatan sebesar 4,62% jadi Rp9,33 triliun pada kuartal I 2025, dari Rp8,92 triliun pada periode sama 2024.
Adapun laba usaha emiten distributor bahan bakar minyak (BBM), gas, dan bahan kimia itu mencapai Rp685,74 miliar pada kuartal I 2025, turun 0,95% dibanding Rp692,33 miliar pada kuartal I 2024.
Total liabilitas AKRA per Maret 2025 sebesar Rp17,37 triliun, turun 6,018% dari Rp18,48 triliun per Desember 2024. Ini terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp12,38 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp4,98 triliun. Adapun ekuitas perseroan per Maret 2025 sebesar Rp15,26 triliun. (konrad)
